IKLAN YARA

Typo Hacker Gagal Dapat Rp 11,5 Triliun

oleh -124.489 views
UPDATE CORONA

Typo memang menjadi hal yang cukup dibenci. Karena terjadi kesalahan penulisan, seseorang bisa mendapat masalah yang besar. Contohnya seperti grup hacker satu ini.

Seperti yang dilansir dari halaman Fortune, sebelumnya grup hacker ini sudah berhasil mengambil uang dari akun Bank Bangladesh yang berada di Bank Sentral Amerika Serikat. Akun Bank Bangladesh sendiri diperkirakan berisi uang sebesar Rp 260 triliun.

BACA JUGA :   Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II, Kapolda Riau Tekankan Hal Ini

Grup hacker yang belum diketahui identitasnya ini juga sudah berhasil melakukan 4 kali transaksi dengan mentransfer uang di akun Bank Bangladesh ke beberapa akun rekening Bank di dunia termasuk Filipina. Melalui 4 kali transaksi tersebut, grup hacker berhasil mencuri uang sebanyak Rp 1 triliun. Untungnya, transaksi ke-5 gagal karena kecerobohan hacker itu sendiri.

BACA JUGA :   Tugas Berat Diemban Petugas Pemasyarakatan, Razilu : Manusiakanlah Mereka Menjadi Manusia

Saat akan melakukan transaksi ke-5, grup hacker salah menuliskan nama penerima transfer. Nama yang seharusnya “Shalika Foundation” menjadi “Shalika Fandation”. Keanehan ini pun langsung diketahui oleh pihak Bank Jerman.

Bank Jerman selanjutnya melaporkan hal ini ke Bank Sentral Amerika Serikat. Bank Sentral Amerika langsung menghubungi pihak Bank Bangladesh untuk menanyakan kebenarannya.

BACA JUGA :   Media Realitas Sukseskan Webinar Zoom #NgomonginMedia Sesi ke 6

Setelah dikonfirmasi, Bank Bangladesh menyatakan kalau pihaknya tidak pernah melakukan transaksi uang dalam jumlah besar itu. Bank Sentral Amerika pun langsung membatalkan sisa transaksi sebesar Rp 11,5 triliun. Sayangnya, belum diketahui grup hacker mana yang berhasil meretas akun Bank Bangladesh tersebut. (wk)

Read more: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00104420.html#ixzz42btburvw