IKLAN YARA

Terkait Kasus Pengancaman Wartawan,  Kapolres Labuhanbatu Diminta Jeput Paksa Pelaku

oleh -273.489 views
UPDATE CORONA
Rantauprapat | mediarealitas
   
 Kapolres Kabupaten Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie SIK MH selaku orang nomor satu ditiga Kabupaten Labuhanbatu, diminta untuk mngeluarkan perintah kepada personilnya agar segera menjeput paksa Firman Pasaribu (34) alias Man Batak (MB), warga Gang Bersama, Jalan Padang Matinggi, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.
Pasalnya, Firman Pasaribu alias Man Batak sebagai pelaku pengancaman terhadap wartawan yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu, sampai berita ini diturunkan tidak pernah mau hadir dalam pemanggilan di Mapolres Labuhanbatu guna dimintai keterangan terkait kasus pengancaman yang dilakukannya, terhadap wartawan Portibi DNP, Moratua Tanjung.
Seperti halnya pemanggilan yang dikeluarkan oleh Kaspolres Labuhanbatu nomor : SPgl/302/III/2016/Reskrim, tertanggal 8 Maret 2016, untuk dapat menemui Penyidik IPTU Bobi V Pranata SIK, ataupun Penyidik Pembantu AIPDA Ha Tambunan, dikantor Unit Reserse Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Kabupaten Labuhanbatu, pada hari Jumat 11 Maret 2016 pukul 10.00 Wib, untuk dilakukan konfrontasi dalam perkara Tindak Pidana Pengancaman ( Pasal 335) KUHPidana, yang terjadi pada hari Rabu tanggal 11 Maret 2015 lalu, di Simpang Mesjid Jalan Padang Matinggi, Kelurahan Padang Matinggi, sekira pukul 09.00 Wib, yang dilakukan Firman Pasaribu.
  
Namun, sampai berita ini diturunkan, Firman Pasaribu alias Man Batak beserta saksi Gunawan (34), warga jalan Cemara Padang Matinggi, Kelurahan Padang Matinggi, tidak pernah hadir dalam pemanggilan pihak Polres Kabupaten Labuhanbatu.
    
Penyidik Pembantu Aipda Ha Tambuanan sewaktu dikonfirmasi di Reskrum Polres Labuhanbatu, Jumat (11/03) kemarin, mengatakan, bahwa Firman Pasaribu alias Man Batak belum juga hadir.
“Belum datang juga, begitu juga dua orang saksinya, Gugun dan Askiani Tanjung. Bagaimana ini kita buat,” katanya.
    
Salah seorang insan pers dari HR Medan Pos, berinsial SMR mengatakan, diminta kepada Kapolres Kabupaten Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie supaya melakukan perintah upaya jeput paksa terhadap pelaku Firman Pasaribu beserta saksi-saksinya.
    
“Lakukan upaya jeput paksa, karena, sudah berulangkali dilakukan pemanggilan, tidak juga mau hadir. Kapolres harus tegas perintah jeput paksa,” ujar SMR.
    
Sekedar diketahui, Firman Pasaribu alias Man Batak melakukan pengancaman terhadap wartawan Harian Umum Portibi DNP, Moratua Tanjung, yang bertugas diwilayah Kabupaten Labuhanbatu.
Pasalnya, Firman Pasaribu merasa kepanasan diberitakan di beberapa media cetak terbitan Medan, termasuk diberitakan di Harian Umum Portibi DNP, tentang sepak terjang Firman Pasaribu diduga sebagai Gembongnya Bandar Narkoba jenis Sabu-sabu di Kabupaten Labuhanbatu yang tidak pernah tersentuh hukum.
    
Makanya, Firman Pasaribu yang sudah cukup terkenal itu, kepanasan lalu melakukan pengancaman terhadap Moratua Tanjung. Dan ingin meledakkan kepala Moratua Tanjung dengan memakai Pistol.
    
Terkait itu, Moratua Tanjung langsung melaporkan persoalan yang dialaminya itu ke Mapolres Labuhanbatu, dengan surat laporan, Nomor : STPL /370/III/2015/SU/RES – LBH tertanggal 12 Maret 2015. (Okta).
BACA JUGA :   Kapolresta Pekanbaru Ungkap Kasus Pembunuhan di Hotel Holiday