44919 KALI DIBACA

Tak Mau Berikan Laporan Dana BOS ke DPRD, Sikap Kasek SMA N 13 Medan Mencurigakan

Tak Mau Berikan Laporan Dana BOS ke DPRD, Sikap Kasek SMA N 13 Medan Mencurigakan
example banner

Medan | mediarealitas

Kepala Sekolah Menengan Negeri (SMA N) 13 Medan, Nurhalimah Purba bersikeras tidak akan memberikan laporan soal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke Komisi DPRD Medan dengan alasan laporan tersebut hanya akan diberikannya kepada lembaga terkait seperti inspektorat dan Dinas Pendidikan.

Pernyataan ini disampaikannya kepada wartawan Senin (29/02/2016) menanggapi soal rencana pemanggilan Kepala Sekolah SMA N 13 Medan sekaitan dengan permasalahan Dana BOS di sekolah tersebut.

“Permasalahan dana BOS itu sudah clear (bersih-red), saya sudah diperiksa BPK, inspektorat dan Dinas, kalau pun mau laporannya silahkan saja minta ke inspektorat, BPK dan Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Nurhalimah mengatakan dirinya tidak akan memberikan laporan tersebut karena pihak sekolah hanya akan memberikan laporan tersebut kepada pihak-pihak yang terkait. “Saya tidak akan memberikan laporan itu, wartawan pun silahkan meminta laporan ke BPK, karena masalah tersebut sudah tidak ada masalah,” jelasnya.

Sementara itu terpisah, Ketua Komisi B DPRD Medan Surianto (Butong) mengatakan pihaknya akan segera memanggil kembali Kepala Sekolah SMA N 13 Medan sekaitan dengan persoalan dana BOS dalam waktu dekat ini.

“Rencananya akan kami panggil kembali, kita nunggu jadwal Bamus dulu,” jelasnya.

Saat ditanya soal laporan dana BOS yang diminta Komisi B, Surianto membenarkan hal tersebut. “Itu yang kita minta, makanya mereka akan kita panggil kembali,” jelasnya seraya mengatakan dirinya akan menginformasikan jika jadwal pemanggilan yang bersangkutan sudah terjadwal.

Sikap Kepsek Aneh

Menanggapi keengganan Kepala Sekolah SMA N 13 Medan yang tak mau memberikan laporan soal Dana BOS ke DPRD Medan dipertanyakan Anggota Komisi B DPRD Medan, Rajudin Sagala. Politisi PKS ini menilai Kepala Sekolah SMA N 13 Medan menunjukan sikap yang aneh.

“Bagi saya sikap Kepsek itu aneh saja, ada yang perlu dipertanyakan kenapa dia tidak mau memberikan laporan ke DPRD Medan,” jelasnya.

Diakui Rajudin, permintaan yang dilakukan DPRD Medan dalam hal ini Komisi B adalah permintaan resmi lembaga sebagai bagian dari fungsi pengawasan penyelenggaraan negara dalam permasalahan dana BOS.

“Jelas bagi saya, sikap Kepsek ini aneh dan bahkan perlu dipertanyakan,” jelasnya.

Diakui Rajudin, sikap Kepsek SMA N 13 Medan ini juga penuh kecurigaan, mengingat selama ini sejumlah sekolah yang tersangkut masalah dana BOS memberikan laporannya ke DPRD Medan dalam rangka klarifikasi.

“Banyak sekolah yang memberikan Laporan dana BOS ke DPRD Medan saat diminta, seperti salah satu SDN di Amplas. Kalau dia tak mau memberikan laporan itu, kita jadi bertanya-tanya,” tuturnya.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS