IKLAN YARA

Sekdaprovsu Buka Workshop 3 Renstra PKB Provinsi Sumatera Utara

oleh -120.489 views
UPDATE CORONA

Medan | mediarealitas

Sekdaprovsu H Hasban Ritonga membuka Workshop 3 Perencanaan Strategis Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Provinsi Sumatera Utara, Kamis (10/03/2016) di Hotel Emerald Garden Medan. Acara tersebut dihadiri USAID Prioritas dari Jakarta, Kemendikbud, USAID Prioritas Sumatera Utara, Rektor UNIMED, Rektor UIN SU, Diknas, Bappeda dan DPRD Kabupaten/Kota.

Dalam sambutannya Sekdaprovsu H Hasban Ritonga mengharapkan agar workshop ini akan mendasain program peningkatan mutu guru-guru kabupaten/kota khususnya provinsi Sumatera Utara. Karena, menurut Hasban seorang guru tidak ada bedanya dengan seorang olahragawan profesional. “Seorang olah ragawan harus senantiasa berlatih agar fiksiknya bugar dan dan keterampilannya terjaga,” ujarnya.

Dikatakan Hasban tidak ada seorang olahragawan di muka bumi ini yang bisa memenangkan kejuaran tanpa latihan dan persiapan yang serius dan terus menerus. Demikian halnya dengan guru-guru, sebagai tenaga profesional harus senantiasa dilatih dan ditingkatkan keterampilannya untuk menghadapi perubahan zaman yang cepat. “Hanya dengan guru yang luar biasa, akan mampu menghasilkan generasi muda yang hebat dan tangguh. Pelatihan guru akan menjadi gelombang masa depan bagi bangsa Indonesia,” ujar Hasban.

Tentunya lanjut Hasban bahwa peningkatan mutu guru merupakan tugas semua pihak. Pemerintah tidak bisa sendirian melakukan tugas ini. Harus ada kerjasama antar pemangku kepentingan, termasuk dengan lembaga berpengalaman seperti USAID Prioritas. Oleh karenanya pada kesempatan itu Sekdaprovsu mengajak serluruh pihak khususnya pemangku kepentingan memanfaatkan kemitraan untuk memajukan dunia pendidikan di Sumut khususnya melalui peningkatan mutu guru-guru. “Mari kita manfaatkan kemitraan ini dengan sebaik-baiknya demi masa depan anak-anak kita,” sebut Hasban.

Pada kesempatan itu Sekdaprovsu juga mengatakan agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang handal, ada tiga hal yang harus kit benahi di sektor pendidikan yaitu kualitas pendidikan harus ditingkatkan, meningkatkan keterampilan kerja para tamatan sekolah, dan mengurangi ketimpangan kualitas pendidikan antara pedesaan dan perkotaan. “Untuk menjawab tiga tantangan tersebut tidak terlepas dari peran guru-guru yang handal dan terlatih,” kata Hasban.

BACA JUGA :   Polda Jateng Tangkap DC-Direktur Pinjol Ilegal Yogya

Sementara Koordinator USAID Prioritas Agus Marwan mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan dan menghasilkan  rencana strategis terkait dengan program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan pengembangan guru di kabupaten kota. “Diharapkan perencanaan ini akan sinergi dengan rencana strategis yang dikembangkan di kabupaten/kota,” ujar Agus. Dikatakannya bahwa kegiatan yang berlangsung selama 3 hari yaitu mulai tanggal 10 sampai dengan 12 Maret 2016 di Medan.

Tujuan lainnya lanjut Agus Marwan agar program pengembangan kapasitas guru di kabupaten/kota dapat dinerjikan dengan layanan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam hali ini UNIMED an UIN SU.

Dikatakannya kegiatan ini juga mengundang Dinas Pendidikan, Bappeda dan DPRD kabupaten/kota.  Yang merupakan stakeholder kunci untuk pelaksanaan program pengembangan kapasitas guru di kabupaten/kota. “Dengan kerjasama ini kita meyakini kebijakan program pengembangan kapasitas guru ini dapat terlaksana,” sebutnya.

BACA JUGA :   Modus Ilegal Mining di Kaltim Harus Dibasmi

Disampaikannya bahwa program USAID Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program lima tahun yang didanai oleh United States Agency for International Development (USAID). Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia. Program ini telah bekerja di 15 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, yaitu: Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjungbalai,  Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Nias Selatan. Turut bekerjasama pula dengan dua Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) utama yaitu Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. (AR)