IKLAN YARA

Produks ekspor Indonesia yang tidak Masuk Lagi ke Israel

oleh -137.489 views
UPDATE CORONA

Jakarta | mediarealitas

Keputusan Negara-negara Islam yang tergabung di dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI), pada saat Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) OKI, untuk memboikot produk-produk Israel. Maka Indonesia tidak lagi mengeksport produknya ke negara tersebut. Artinya eksportir Indonesia akan kehilangan salah satu pangsa pasarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterima detikFinance, Selasa (15/3/2016) ekspor Indonesia ke Israel pada 2014 adalah US$ 138,87 juta dan 2015 adalah sebesar US$ 116,9 juta

BACA JUGA :   Panglima TNI: Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19

Berikut rinciannya:

  • Minyak kelapa sawit kemasan 20 kg US$ 10,1 juta
  • Cokelat mentah dan lemak US$ 7,9 juta
  • Karet (TSNR) 20 kg US$ 7,2 juta
  • Mentega US$ 5,9 juta
  • Monokarboksilat asam lemak US$ 4,4 juta
  • Sarung tangan dan sejenisnya US$ 4,1 juta
  • LCD, LED dan benda jenis layar datar lainnya US$ 3,9 juta
  • Minyak kelapa sawit dengan berat 20 kg US$ 3,2 juta
  • Kain tenun dari kapas US$ 2,9 juta
  • Sepatu olahraga dengan bahan karet/plastik US$ 2,8 juta
  • Benang US$ 2,6 juta
  • Lemak atau minyak hewani-nabati US$ 2,4 juta
  • Kacang tanah mentah dan diawetkan US$ 1,8 juta
  • Minyak inti sawit (RBD) US$ 1,7 juta
  • Mebel kayu US$ 1,6 juta
  • Lainnya. (dtk.com)
BACA JUGA :   Propam Polda NTT Diminta Segera Periksa Wakapolres Rote Ndao