56419 KALI DIBACA

Meski Naik Rp.10 Miliar Dispenda Optimis Penuhi Target PBB

Meski Naik Rp.10 Miliar  Dispenda Optimis Penuhi Target PBB
example banner

Medan | mediarealitas

                Target Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk tahun 2016 sebesar Rp.386 miliar. Artinya, ada kenaikan sebesar Rp.10 miliar dari target PBB tahun  sebelumnya (2015)  yakni Rp.376 miliar.  Meski terjadi kenaikan namun Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan tetap optimis  bisa merealisasikannya. Selain melakukan mobilisasi massa, potensi pajak yang  tersedia juga masih sangat mendukung untuk mewujudkan target tersebut.

                Demikian terungkap pada acara penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang  (SPPT) Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun 2016 kepada seluruh camat di Hotel Garuda Plaza Medan, Kamis (11/2). Diharapkan sebelum April ini, seluruh SPPT yang dibagikan itu bisa disampaikan kepada masyarakat  di wilayah tugasnya masing-masing.

                Penekanan ini dilakukan  karena kerap masih didengar banyak pengaduan dari masyarakat yang belum menerima SPPT hingga mendekati masa jatuh tempo. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian dari berbagai pihak, baik itu Dispenda, pihak kecamatan,  kelurahan maupun kepala lingkungan (kepling).

                “Jangan saling lempar tanggung jawab. Saya tidak mau mendengar hal tersebut terjadi lagi Begitu SPPT PBB ini diserahkan, langsung bagikan kepada masyarakat. Jangan ditunda atau ditahan-tahan, segera bagikan!” kata Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP diwakili Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Setdakot Medan, Erwin Lubis pada saat penyerahan SPPT PBB tahun 2016 di Hotel Garuda Plaza Medan, Kamis (11/2).

                Melalui kegiatan ini, Erwin  mengajak semua yang hadir untuk dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjalankan seluruh program kerja Pemko Medan, terutama mewujudkan target PBB. Sebab, mensukseskan penerimaan PBB bukan semata hanya tanggung jawab Dispenda semata melainkan segenap apratur Pemko Medan.

                Guna mengajak masyarakat mebayar PBB, Erwin berpesan kepada seluruh apratur Pemko Medan terus memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat, terutama yang melakukan pengurusan seperti pengurusan administrasi kependudukan maupun urusan-urusan lain terkait pemerintahan.

                “Beri kemudahan  untuk menarik simpati masyarakat. Anda adalah pemimpin di wilayah anda. Jadi harus member sikap yang baik sebagai panutan. Insya Allah dengan member pelayanan terbaik, maka  masyarakat tidak akan sulit membayar pajak, khususnya PBB. Tekankan dan sosialisasikan PBB dengan baik, beri pandangan tentang perlunya membayar PBB. Saya yakin  masyarakat mau mengerti,” ungkapnya.

                Kadispenda Kota Medan, H.M Husni SE MSi dalam laporannya mengatakan, dukungan camat, lurah dan kepling sangat menetukan dalam mewujudkan realisasi target PBB tahun 2016 sebesar Rp.386 miliar. Husni yakin  apabila SPPT PBB sampai kepada masyarakat, dipastikannya mereka akan membayar PBB.

                Atas dasar itulah, jelas Husni, pihaknya tahun ini mencetak lebih cepat SPPT PBB. Adapun SPPT yang dicetak tahun ini sebanyak 482.546 SPT dengan potensi PBB sebesar Rp.400 miliar. Itu sebabnya mantan Kabag Umum Setdakot Medan ini optimis dapat merealisasikan target PBB tahun 2016 sesar Rp.386 miliar tersebut.

                “Insya Allah dengan dukungan camat, lurah dan kepling, saya berharap sebelum April ini seluruh SPPT PBB sudah sampai kepada masyarakat. Dengan demikian mereka dapat mengetahui berapa pajak yang harus dibayarkan. Semakin cepat mendapatkan SPPT PBB, tentunya masyarakat akan membayarnya sebelum jatuh masa tempo,” jelas Husni.

                Selanjutnya untuk mewujudkan  target tersebut, Husni  telah menyiapkan sejumlah langkah. Selain  mobilisasi massa, juga melakukan sosialisasi  kepada masyarakat agar membayar PBB bekerjasama dengan tim pelaksana yakni Bank Sumut maupun camat dan lurah dalam bentuk  informasi public seperti spanduk maupun baliho. Termasuk, bekerjasama dengan media cetak maupun eklektronik agar menghimbau masyarakat agar membayar PBB sebelum jatuh masa tempo.

                Di samping itu bilang Husni, pihaknya juga telah membentuk pokja khusus untuk menampung keluhan maupun pengaduan masyarakat terkait PBB. Lalu, melaksanakan pekan panutan maupun PBB Fair yang intinya mengajak masyarakat untuk membayar PBB. Kemudian membuka counter-counter  pelayanan PBB di sejumlah lokasi strategis.

                “Semua ini kita lakukan untuk mengajak masyarakat membayar PBB. Intinya jika ingin membicarakan PBB, harus dilakukan gerakan massal melalui Dsipenda didukung camat, lurah, kepling serta UPT, termasuk stakeholder terkait untuk membangun komitmen merealisasikan target PBB tahun 2016 ini,”  paparnya.

                Penyerahan SPPT PBB tahun 2016 dilakukan Askesmas didampingi Kadispenda kepada 21 camat se-Kota Medan. Dengan penyerahan itu, para camat diharapkan mulai hari ini sudah dapat membagikan SPPT kepada seluruh masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Dengan demikian masyakakat sudah dapat membayar PBB sampai masa jatuh tempo pada 31 Agustus mendatang.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS