48419 KALI DIBACA

70 Persen Drainase Di Kota Medan   Tumpat Dan Dangkal  

70 Persen Drainase Di Kota Medan    Tumpat Dan Dangkal   
example banner

Medan | mediarealitas

            Pj Walikota Medan Drs Randiman Tarigan akui 70 persen drainase yang ada di Kota Medan bermasalah, artinya drainase menglami kedangkalan dan tumpat karena sampah, hal ini dikarenakan drainase telah lama tidak dilakukan pengorekan dan pembersihan,

     Hal ini dikatakannya saat melakukan gotong royong bersama pengorekan drainase di Jalan Darussalam dan Jalan Sei Batang Hari Medan Sunggal, Sabtu (13/2), hadir Asisiten Kesmasy Eerwin Lubis, Asisten Pemerintahan Musadad Kepala Dinas Bina Marga Khairul Syahnan, Kepala Dinas Kominfo Darusalam Pohan,  Kepala Dinas Kebersihan Endar Sutan Lubis, Muspika Kecamatan Medan Sunggal dan sejumlah pimpinan SKPD lainnya.

“Dengan kondisi drainase  yang buruk in,i jangan hanya pemerintah saja yang disalahkan tetapi juga  warga masyarakat yang tidak disiplin membuang sampah sembarangan  menjadikan  drainase dan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.”ucapnya

Randiman juga meminta kepada para Camat se Kota Medan untuk mengimbau dan mengajak masyarakatnya agar menjaga kebersihan lingkungan tidak membuang sampah sembarangan, imbau masyarakatnya agar jangan membuang sampah di draianase dan Sungai karena drainase dan Sungai bukan tempat pembuanagn samnpah.

            “ Kitas lihat sepanjang drainase yang kita korek, isinya  adalah segala sampah,  mulasi plastic, botol minuman bahkan  sampai bekas lagi, apakah drainase ini tempat pembuangan sampah, “ ujar Randiman.

            Menurutnya, selain terjadi pendangkalan drainase dan peyumbatan akibat sampah juga telah terjadi pendangkalan Sungai, sehingga bila terjadi hujan darainase tidak berfungsi dan mengakibatkan banjir, selain itu juga adanya pendangkalan Sungai, alur Sungai tidak mampu menampung debit air sehingga aliran Sungai kembali ke drainase, jadi Sungaipun seharusnya perlu dilakukan pengorekan,

            “ Kita berharap pihak BWS Sumut menjadi perhatian dan  Sungai yang ada minta untuk di normalisasikan karena  Sungai sudah mengalami pendakalan, dengan melakukan normalisasi Sungai kita dapat menekan genangan air yang terjadi selama ini, “ harapnya.

            Lebih lanjut Randiman mengatakan, drainase  bila terjadi penyumbatan, air tidak dapat mengalir dan terjadi genangan akan menjadi sumber penyakit, terutama DBD, karena jentik nyamuk akan berkembang biak di genangan air, dia juga meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai terjadinya demam berdarah, dan kepada Dinas Kesehatan agar segera melakukan foging, serta mengantisipasi merebaknya DBD di masyarakat.

            “ Saya menyayangkan terhadap  Dinas Kesehatan sampai saat ini belum melaporkan data penderita DBD, saya minta agar Dinas Kesehatan beserta jajarannya seperti Puskesmas segara melakukan pendataan dan melakukan foging dan turun kelapangan mengantisipasi agar menekan  DBD ini.

            Selain itu juga Randiman meminta kepada para Camat agar segera membentuk Posko banjir menghingat Kota Medan akan menghadapi musim penghujan, dia tidak mau mendengar ada warga masyarakat yang mengalami kebanjiran  tidak ditangani segara, para Camat diminta untuk melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan . (LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS