71419 KALI DIBACA

Randiman Sambut Langsung Pendemo  

Randiman Sambut  Langsung Pendemo   
example banner

Medan | mediarealitas

                Puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan, Senin (18/1). Dalam aksi yang berjalan dengan damai tersebut, mereka mendesak Pemko Medan segera membongkar bangunan Centre Point  di Jalan Jawa Medan. Pasalnya, menurut mereka Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) diterima oleh Mahkamah Agung (MA).

                Selain membawa sejumlah poster, para mahasiswa juga melakukan orasi di depan pintu gerbang Balai Kota Medan yang intinya  mendesak bangunan Centre Point segera dibongkar. Meski unjuk rasa berjalan dengan damai dan tertib namun puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Medan  tampak siaga di halaman depan Balai Kota.

                Kehadiran para mahasiswa ini langsung disambut Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP. Tanpa rasa takut sedikit pun, Randiman didampingi Asisten Asisten Pemerintahan Setdakot Medan, Musadat Nasution mendatangi para mahasiswa yang tengah berorasi di depan pintu gerbang Balai Kota.

                Kedatangan Randiman langsung mendapat apresiasi para mahasiswa. Sebab, selama ini setiap kali menggelar unjuk rasa tak pernah ada kepala daerah yang berani menemui langsung para pengunjukrasa. Apalagi mantan Kadis Pertamanan itu dengan ramah dan penuh kekeluargaan menyapa satu persatu mahasiswa yang berunjukrasa.

                Dihadapan Pj Wali Kota, Abdul Razak, mewakili mahasiswa pun membacakan pernyataan sikap Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara. Selain mendesak Pemko Medan segera membongkar bangunan Centre Point, mereka juga minta aparat penegak hukum mengusut tuntas oknum-oknum yang melakukan penyuapan terkait pengamanan gedung Centre Point.

                “Kami juga minta agar Direktur PT ACK ditangkap atas dugaan korupsi pengalihan tanah milik PJKA (sekarang PT KAI) menjadi HPL (Hak Pengelolaan Lahan) Pemda Tingkat II Medan tahun 1982 dan penerbitan HGB (Hak guna Bangunan)  tahun 1994, serta  pengalihan HGB tahun 2004 dan perpanjangan HGB tahun 2011,” kata Abdul Razak.

                Usai mendengar pernyataan sikap, Randiman mengawalinya dengan ucapan terima kasih karena para mahasiswa cukup santun dan tidak melakukan aksi anarkis dalam menyampaikan aspirasinya. Selanjutnya dikatakan Randiman, pihaknya akan mempelajari apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa.

                “Kita harus melalui prosedur hukum. Apalagi saat ini masih ada fakta hukum yang masih berjalan di Kejaksaan Agung (Kejagung). Jadi kita masih menunggu apa hasilnya nanti dari  Kejagung,” ujar Randiman.

                Apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa ini bilang Randiman, akan mereka pelajari lebih dahulu. Termasuk, menanyakan kepada Kabag Hukum Setdakot Medan sejauh mana persoalan pembangunan gedung Centre Point. “Berhubung kasus ini sudah masuk ranah hukum, maka kita harus patuh dan menunggu apa hasil nantinya,” jelas Randiman. (    )

a staf Sekretariat PemkoMedan, Randiman selanjutnya secara khusus menghimbau camat dan lurah untuk terus menggerakkan gotong royong salah satu agenda di tingkat masyarakat.

                Randiman yakin gotong royong sesungguhnya memiliki begitu banyak manfaat. Meskipun kegiatannya sangat sederhana namun manfaatnya sangat besar sekali. Sebagai contoh ungkap Randiman, jika masyarakat rutin gotong royong membersihkan sampah, saluran parit dan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, diyakininya banjir maupun genangan air  tidak akan banyak dijumpai lagi pada saat hujan deras turun.

                Selain gotong royong, Randiman juga minta agar siskamling diaktifkan kembali. Apalagi saat ini begitu banyak modus-modus kejahatan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Menurut Randiman, tidak bisa hanya mengharapkan polisi atau polisi maupun satuan keamanan lainnya untuk menjaga kekondusifan kantibams.

                “Diperlukan kerjasama dari seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga kantibmasdi lingkungan masing-masing. Saya minta agar hal ini serius kita jalankan. Mari kita buat masyarakat kembali merasa diajak berpartisipasi dalam pembangunan kota, terutama menjaga keamanan dan kekondusifan kota yang sama-sama kita cintai ini,” paparnya.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS