67819 KALI DIBACA

Randiman: Dispenda Medan Nilai 9

Randiman: Dispenda Medan Nilai 9
example banner

Medan  | mediarealitas

                Setelah Dinas Pertamanan, kini giliran Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan yang  disidak Pj Wali Kota Medan, DRs H Randiman Tarigan MAP, Kamis (7/1). Namun dalam sidak kali ini, Randiman tidak terlihat marah maupun geram sedikit pun. Justru sebaliknya dia  mengaku sangat puas dan memuji  instansi pemerintah yang menangani masalah perpajakan tersebut

                Berbeda pada saat melakukan sidak  ke Dinas Pertamanan Kota Medan tiga hari lalu. Randiman tampak sangat berang dan geram sekali. Pasalnya, selain menemukan banyak pengadaan barang tahun anggaran 2015 yang tidak dipergunakan  dan dibiarkan mubazir, kondisi instansi yang menangani  masalah pertamanan ini juga tak ubahnya mirip gudang.

                “Dari hasil sidak yang kita lakukan, Dispenda telah memanusiakan manusia. Di kantor ini telah tercipta keserasian dan kenyamanan kerja. Untuk itu dinas ini kasih nilai 9, sebab kalau kita beri nilai 10 itu tidak dibenarkan,” kata Randiman.

                Meski demikian Randiman mengingatkan Kadispenda Kota Medan, H.M Husni SE MSi untuk mempertahankan dan meningkatkannya lagi, terutama masalah kebersihan. Karena itu setiap Jumat usai senam pagi, mantan Kadispenda Kota Medan itu minta agar dilaksanakan gotong royong  untuk membersihkan ruang kerjanya masing-masing.

                Menurut Randiman, jika ruang kerja  bersih dan tertata dengan baik tentunya akan membuat seluruh staf  bekerja dengan tenang dan nyaman. “Ini namanya baru kantor, tidak seperti gudang atau kandang kelinci. Harus diingat, paling utama itu kenyamanan kerja.  Bisa dipastikan jika kita bekerja tidak nyaman, hasilnya pasti amburadul!”  tegasnya.

                Semua itu bilang Randiman, bisa diwujudkan  jika ada niat dan kemauan keras. “Tanpa itu tentunya  tidak bisa. Itulah (niat dan kemauan) kunci kerja. Jadi saya minta pertahankan ini, jika bisa ditingkatkan lagi. Di samping itu bekerjalah dengan baik, sebab  masih ada beberapa PAD yang belum terjangkau. Galilah itu sehingga dengan PAD yang besar, tentunya pembangunan di Kota Medan dapat berjalan dengan lancar,” pesannya.

Jeans Dilarang

                Sidak ini dilakukan  Pj Wali Kota sekitar pukul 08.30 WIB, tidak seorang pun pejabat Pemko Medan yang mendampinginya. Begitu sampai, mantan Kadispenda Kota Medan itu langsung mengecekRuang Layanan PBB di lantai dasar. Sejumlah pegawai tampak siap di mejanya masing-masing untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan PBB.

                Setelah berkomunikasi dengan beberapa pegawai, Randiman selanjutnya menyambangi loket Surat Pemberitahuan Pajak Daerah  (SPD) dan Ruang Pendataan dan Penetapan (Datap) yang juga berada di lantai dasar. Dari ketiga ruangan yang ditinjau ini,  Randiman cukup puas karena benar-benar representatif sebagai ruangan kerja.

                Begitu juga saat memeriksa Ruang Bidang Penagihan di lantai dua  serta Ruang Bagi Hasil Pajak  dan Ruang Server pada lantai III, Randiman sumringah. Dengan ruangan yang tertata seperti itu, pria yang saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris DPRD Sumut itu pun optimis seluruh pegawai di Dispenda Kota Medan akan bekerja dengan nyaman dan tenang.

                Meski demikian Randiman sempat menegur beberapa pegawai Dispenda lantaran mengenakan celana jeans. “Saya minta jangan mengenakan celana jeans lagi, sebab ini kantor. Kalau ingin mengenakan celana jeans, Sabtu dan Minggulah karena itu hari santai. Kalau hari kerja seperti ini sangat tidak etis,” tegurnya.

                Sebelum mengakhiri sidak, Randiman sempat menemui sejumlah pegawai yang masih bekerja pada saat dirinya masih menjabat sebagai Kadispenda Kota Medan. Selain bersilturahmi, Randiman pun berharap mereka mampu memberikan motivasi dan contoh yang baik bagi pegawai lainnya sehingga lebih meningkatkan kinerja agar Dispenda semakin maksimal menggali seluruh potensi pajak yang ada di Kota Medan.

Image Pimpinan Bos

                Kadispenda Kota Medan, H.M Husni SE MSi didampingi Zakari S.Kom MM selaku Kabid Bagi Hasil mengatakan, salah satu kewajibkan SKPD itu bagaimana mencipatakan susasana dan iklim kerja yang baik dan nyaman bagi para pegawainya. Untuk mewujudkan itu tentunya dibutuhkan rasa kepekaan dan kepedulian dan rasa memiliki.

                Dikatakan Husni, jika semua memiliki rasa memiliki dipastikannya semua bisa dilakukan secara bersama. “Di samping itu harus menghilangkan image bahwasannya pimpinan itu adalah bos yang harus dilayani. Saya yakin jika image itu hilang, tentunya bisa membangun kebersamaan dengan seluruh pegawai,” jelas Husni.

                Untuk itulah tambah Husni, guna mewujudkan keinginan Pj Wali Kota untuk membangun rasa kepedulian  dan memiliki berpulang kepada masing-masing pimpinan SKPD. Bagi Husni, sidak yang dilakukan Pj Wali Kota ini harus diapresiasi lantaran dapat memotivasi seluruh jajarannya untuk bekerja lebih baik lagi ke depannya.

                Apalagi papar Husni, target Dipenda tahun ini sebesar Rp.1,3 triliun. Guna mewujudkan itu tentunya dibutuhkan kebersamaan dan kerja keras dari seluruh jajaran Dispenda Kota Medan. Karenanya, Husni pun optimis dengan kebersamaan yang sudah terbangun ini Dispenda mampu merealisasikan target tersebut.

                Selain itu Kota Medan terus berkembang menyusul tumbuhnya hotel-hotel, restoran dan tempat-tempat hiburan, mantan Kabag Umum Setdakot Medan ini pun semakin optimis instansi yang dipimpinnya mampu memenuhi target tersebut. Di samping itu mereka juga akan  melakukan ekstensifikasi dengan terus menggali di luar sektor-sektor pajak yang telah ditetapkan.

                “Kita juga mengharapkan dukungan dari SKPD-SKPD lainnya agar membuat kegiatan yang dapat mengundang wisatawan domestic maupun mancanegara datang mengunjungi Kota Medan. Apabila wisatawan banyak datang, tingkat hunian hotel tentunya naik, begitu juga restoran dan tempat hiburan sehingga para pengusaha selaku wajib pajak dengan penuh kesadaran membayar pajak. Dengan demikian PAD Kota Medan bis ameningkat,” ungkapnya. (LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS