IKLAN YARA

Warga Mabar Hilir : Terima kasih Pak Randiman

oleh -123.489 views
UPDATE CORONA

Medan | mediarealitas

Ribuan warga yang bermukim di Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli kini bernafas lega. Pasalnya, banjir yang selama ini menjadi momok  bagi mereka setiap kali hujan deras turun mulai teratasi setelah Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP memimpin pengerukan Sungai Rengas  yang telah mengalami penyempitan dan pendangkalan menggunakan alat berat milik Dinas Bina Marga Kota Medan, Sabtu (5/12).

                Pengerukan ini dilakukan setelah Pj Wali Kota setelah menerima pengaduan dan keluhan dari masyarakat.  Aklibat Sungai Rengas mengalami penyempitan dan pendangkalan serta dipenuhi sampah, masyarakat menjadi korban. Rumah mereka pun digenangi air akibat Sungai Rengas tidak mampu menampung debit air hujan.

                “Setiap kali hujan deras turun, rumah kami pasti kebanjiran. Bayangkan saja ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Sudah itu kalau banjir terjadi, air tidak mau surut 2 sampai 5 hari sehingga melumpuhkan aktifitas warga. Kondisi ini sangat merugikan kami secara moril maupun meteril,” kata Sumarno (65), salah seorang warga Kelurahan Mabar Hilir.

                Didampingi Kamal (38), tetangganya, Sumarno mengatakan banjir ini sudah dialami dirinya beserta ribuan warga Mabar hilir lainnya sejak tahun 1982. Pemicunya akibat Sungai Rengas mengalami penyempitan dan pendangkalan  serta dipenuhi sampah, terutama di Kawasan Industri Medan (KIM) 5, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap 2 Bajing Loncat Curi Muatan Truk Kontainer di Cakung

                Menurut Sumarno, penyempitan dan pendangkalan itu menyebabkan  aliran air sungai tersendat sehingga terhambat lajunya menuju parit busuk untuk selanjutnya menuju ke laut.  Upaya gotong royong telah dilakukan warga berulangkali namun hasilnya tidak maksimal karena hanya menggunakan peralatan konvensional seperti cangkul dan penggaruk.

                Begitu melihat alat-alat berat  seperti bachoe diturunkan, Sumarno dan Kamal pun optimis persoalan banjir yang selama ini menghantui warga dapat teratasi. “Jika pun sampai terjadi banjir, kami yakin tidak berhari-hari seperti yang selama ini terjadi. Untuk kitu atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Randiman Tarigan selaku Pj Wali Kota Medan dengan pengerukan ini. Kami seluruh warga tidak akan melupakan ini,” ungkap Kamal.

                Sebelum dilakukan pengorekan Pj Wali kota didampingi Plh Sekda Kota Medan, Erwin Lubis, Kadis Bina Marga, Khairul Syahnan, Kadis Kebersihan, Endar Sutan Lubis, Kadis Pertamanan, Zulkifli Sitepu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyaraka (BPM), Damikrot, Camat Medan Deli, Ferry Suhery serta Kabag Tata Pemerintahan, Noval Zein menelusuri Sungai Rengas mulai samping Kantor Lurah Mabar Hilir.

BACA JUGA :   Ganjil Genap Normal Kembali, Polisi Siapkan Personil di Tiga Kawasan

                Pj Wali Kotamendapati sampah memenuhi permukaan Sungai Rengas sehingga menyebabkan arus sungai tersendat. Bersama warga,  Randiman pun ikut membersihkan sampah yang menutupi permukaan sungai. Setelah sampah bersih, air pun mulai mengalir namun masih belum lancar. Lantaran Selanjutnya dengan dibonceng salah seorang pegawai Kelurahan Mabar Hilir mengendarai sepeda motor, Randiman pun menuju perbatasan Kelurahan Mabar Hilir dengan Desa Saentis.

                Di belakang rumah warga, Randiman menemukan sampah menumpuk sehingga menyebakan arus Sungai Rengas tidak lancar. Setelah dilakukan pembersihan, arus sungai pun mengalir lancar. Selanjutnya kepada beberapa warga, Randiman berpesan agar tidak membuang sampah ke dalam sungai. “Saya tahu ini bukan wilayah Medan, tapi akibat sampah menumpuk, warga di kawasan Mabar Hilir kebanjiran. Jadi tolonglah jangan buang sampah ke sungai lagi,” pesannya.

                Kemudian Randiman melanjutkn penelusuran sampai di KIM 5, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan. Di tempat itu, selain penyempitan dan pendangkalan, sampah pun menumpuk.  Untuk itulah Randiman minta Kadis Bina Marga melakukan  pengerukan dengan 1 unit bachoebesar. Pengerukan ini mendapat dukungan pihak KIM dengan merelakan jembatan besi yang mereka buat dibongkar. Sebab, banjir yang baru terjadi sempat melumpuhkan aktifitas pabrik, terutama bagi pabrik yang  berdekatan langsung dengan Sungai Rengas.

BACA JUGA :   Media Realitas Sukseskan Webinar Zoom #NgomonginMedia Sesi ke 6

                Setelah pengerukan dilakukan, air sungai pun mengalir sangat deras yang langsung  disambut gembira sejumlah warga.  Mereka pun optimis banjir yang selama ini ‘menghantui’ dapat teratasi. Tidak hanya warga, Randiman pun mengaku sangat senang. Dia berharap apa yang dilakukan ini bis memberikan manfaat bagi masyarakat.

                “Apa yang saya lakukan ini tidak ada kepentingan politik, sebab saya tidak ada mencalonkan dirui menjadi kepala daerah. Semua ini murni untuk kepentingan masyarakat. Saya ingin keberadaan saya di Kota Medan walau hanya sesaat namun bisa memberikan kesan mendalam bagi warga. Saya yakin manfaat pengerukan ini tidak hanya dirasakan oleh warga Mabar Hilir saja tetapi juga warga Desa Saentis,” ungkapnya seraya berpesan kepada Camat Medan Deli dan Lurah Mabar Hilir  untuk rutin memberihkan Sungai Rengas yang baru dikeruk tersebut.(LR)