IKLAN YARA

Polisi Tangkap Pencuri Kantor Notaris

oleh -128.489 views
UPDATE CORONA

Polisi Tangkap Pencuri Kantor NotarisBanda Aceh (TB) – Personel Polsek Kuta Aceh, Kota Banda Aceh, menangkap dua pencuri yang satu di antaranya pernah mencuri di sebuah kantor notaris di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Kepala Polresta Banda Aceh Kombes Polisi Zulkifli di Banda Aceh, Senin, mengatakan, kedua tersangka, yakni Khairuddin dan Muhammad Nasir. Keduanya ditangkap di tempat dan waktu terpisah.

“Yang mencuri di Kantor Notaris adalah tersangka Khairuddin. Di kantor itu, tersangka mengambil laptop, telepon genggam, dan sepeda motor,” ungkap Kombes Pol Zulkifli.

BACA JUGA :   Mengidap Demensia, Pengemudi Mercy Lawan Arah di Tol JORR

Kapolresta menyebutkan tersangka Khairuddin di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, pada 9 Desember 2015 sekitar pukul 04.00 WIB.

Menurut Kombes Pol Zulkifli menyebutkan tersangka Khairuddin ditangkap ketika henda mencuri di Kantor Bussan Auto Finance, perusahaan pembiayaan, di Banda Aceh.

Selain mencuri di kantor notaris, tersangka Khairuddin juga mengaku pernah mencuri di sebuah rumah sakit, toko swalawan, toko pernak pernik, dan lainnya bersama tersangka Muhammad Nasir.

Tersangka Muhammad Nasir ditangkap di Dusun Cot Mane, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen. Tersangka Muhammad Nasir ditangkap karena pernah bersama tersangka Khairuddin.

“Dari pengakuan kedua tersangka, Khairuddin dan Muhammad Nasir mengaku pernah melakukan pencurian bersama sebanyak dua kali,” kata Kombes Polisi Zulkifli menyebutkan.

Mereka, kata dia, mengaku mencuri di toko pernak pernik di Peunayong, Banda Aceh pada 30 Oktober 2015 sekitar pukul 03.00 WIB dan mencuri di Toko Bina Sejahtera di Punge, Banda Aceh, pertengahan Oktober 2015 sekitar pukul 02.00 WIB.

BACA JUGA :   Cek Jalur Batu Bara Bajubang-Tempino, Kapolda Nilai Belum Layak Namun Tidak Ada Pilihan

Sedangkan barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka yakni di antaranya dua sangkur dan satu pahat yang digunakan untuk mencuri.

Kemudian, sejumlah laptop, telepon genggam, belasan bungkus rokok, beberapa botol minyak wangi, tas ransel, sepeda motor, belasan potong pakaian wanita, aksesori perempuan, dan lainnya.

“Tersangka diancam dan dijerat Pasal 363 KHUPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Kedua tersangka ditahan di Markas Polsek Kuta Alam,” kata Kombes Pol Zulkifli.