IKLAN YARA

Pj Wali Kota  Segera Timbun Perkuburan Muslim Nelayan Indah

oleh -112.489 views
UPDATE CORONA

Medan | mediarealitas

                Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP meninjau Perkuburan Muslim di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (28/11). Peninjauan ini dilakukan untuk menyikapi keluhan warga. Pasalnya, perkuburan yang lokaasinya diapit dengan dua paluh ini sering terendam air jika air pasang datang. Jika itu dibiarkan terus, warga khawatir makam keluarga mereka akan hilang tergerus air.

                Untuk mencapai lokasi perkuburan, Randiman didampingi Kadis Bina Marga Kota Medan, Khairul Syahnan harus berjalan kaki  di jalan yang yang becek dan berlumpur. Jika tidak hati-hati, bisa masuk dalam paluh.   Lokasi perkuburan lebih rendah dari paluh, sehingga menjadi langganan banjir jika air pasang.

BACA JUGA :   Tingkatkan Toleransi Umat Beragama, FKUB Pekanbaru Gelar Diskusi Bersama

                Itu sebabnya warga sekitar minta agar Pj Wali Kota segera menimbun perkuburan tersebut. Apabila lokasi perkuburan lebih tinggi, tentunya makam keluarga mereka pasti tidak akan digenangi air lagi. “Jadi kami berharap sekali kepada Bapak PJ Wali Kota agar segera menimbun perkuburan ini,” kata salah seorang warga.

                Permintaan itu pun diamani Pj Wali Kota.  Mantan Kabag Umum Setdakot Medan ini minta kepada Kadis Bina Marga untuk melakukan penimbunan secepatnya.  Kadis Bina Marga pun  segeras merealisasikannya. Namun sebelum dilakukan penimbunan, mereka terlebih dahulu memperbaiki jalan masuk menuju perkuburan.

BACA JUGA :   Kakanwil Lantik Pejabat Administrasi Dan Fungsional

                “Jika jalan menuju perkuburan ini tidak diperbaiki, sulit kita melakukan penimbunan. Sebab, truk  pengangkut tanah timbunan tidak bisa masuk. Setelah kondisi jalan baik, barulah kita lakukan penimbunan,” jelas Syahnan.

                Untuk itu Pj Wali Kota minta Syahnan secepatnya memperbaiki jalan masuk menuju perkuburan agar penimbunan segera dilakukan. Menurut Randiman, penimbunan bisa menggunakan tanah hasil seluruh galian Dinas Bina Marga di Kota Medan. “Insya Allah dengan penimbunan yang kita lakukan, perkuburan ini tidak akan terendam lagi,” ujar Randiman.

                Selanjutnya kepada warga sekitar, Randiman minta bantuan untuk menanam mangrove di lahan perkuburan yang berbatasan langsung dengan paluh. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadi pengikisan tanah perkuburan dengan air paluh. “Pohon mangrove mampu mencegah terjadinya erosi oleh aliran aliran air paluh pada saat pasang terjadi,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Alumni Akabri 89 Gelar Vaksinasi dan Bakti Sosial di Provinsi Banten

                Warga pun menyatakan kesiapannya untuk menanam pohon mangrove, termasuk membantu petugas Dinas Bina Marga penimbunan perkuburan. “Kami dengan senang hati siap membantunya  Pak. Sebab, sudah lama sekali kami menginginkan perkuburan ini ditimbun agar tidak terendam lagi,”  papar seorang ibu paro baya.(LR)