IKLAN YARA

Pj Wali Kota Harap Pendidik Dapat Kembangkan Kecerdasan Emosional dan Spritulitas Anak

oleh -110.489 views
UPDATE CORONA
Medan| mediarealitas
Anak adalah aset paling berharga, sebab merekalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin di masa depat. Karenanya sejak dini, anak harus dibina dan didikan, bukan saja untuk menjadi pintar dan berdaya saing, tetapi juga menjadi insan yang memiliki kualitas mental spiritial yang tangguh dan cerdas.
Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Medan diwakili Plh Sekda Medan Erwin Lubis sebelum membuka Peringatan Hari Anak Nasional Kota Medan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Medan, Kamis (3/12) di Lapangan Periwi.
Turut hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK Medan Suryati Randiman Tarigan, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana H Muslim SSos, MSP, dan segenap jajaran pejabat Pemko Medan lainnya.
Berkaitan itu, Pj Wali Kota mengharapkan seluruh penyelenggara pendidikan , mulai tingkat PAUD sampai menengah atas dapat menata dan meningkatkan pola pendidikan yang lebih jitu, agar mampu membentuk anak yang mencintai tanah airnya, cerdas intelektualitas dan emosional serta spiritualitasnya.
“Sejalan dengan itu, kepada para camat supaya terus memberikan perhatian penuh dalam mendukung kelancaran proses pembelajaran pada lembaga-lembaga pendidikan PAUD dan TK di wilayah masing-masing,” harap Pj Wali Kota.
Kegiatan ini diwarnai dengan berbagai kegiatan. Di antara lomba mewarnai dan fashion show untuk anak-anak. Di samping itu, untuk pelajar menengah digelar lomba pidato berbahasa Inggris. Dalam kegiatan ini juga diberikan akte kelahiran gratis kepada 11 anak jalanan.
Peringatan yang ditandai dengan pelepasan balon dan penandatanganan komitmen stop kekerasan pada anak di spanduk panjang itu berlangsung sederhana, tetapi cukup menarik perhatian warga sekitar Lapangan Pertiwi.
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana H Muslim SSos, MSP saat ditemui di sela-sela kegiatan menyebutkan, tema Hari Anak Nasional pada tahun ini adalah mewujudkan lingkungan dan keluarga ramah anak.
“Dalam tema ini terkandung ajak untuk membangun karakter anak yang berkualitas dan beraklak mulia, ketahanan keluarga untuk mendotong tumbuhkembang anak yang sehat dan berprestasi,serta menciptakan lingkungan yang melindungi anak,” paparnya.
Dia mengatakan, kampanye terhadap perlindungan terhadap anak harus terus digalakkan. Kesadaran itu akan rentannya anak menjadi korban kekerasan masih minim, sehingga harus terus disosialisasikan pentingnya memberikan lingkungan yang ramah terhadap anak.
“Dengan demikian, anak dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas.” paparnya (LR)
BACA JUGA :   Polisi Bongkar Ganja Seberat 1,370 Ton, 12 Orang Jadi Tersangka