IKLAN YARA

Pj Wali Kota Dukung Medan Bersih Tanpa Korupsi

oleh -95.489 views
UPDATE CORONA

Medan | mediarealitas

                Deklarasi dan Peringatan Hari Korupsi Sedunia diperingati secara sederhana oleh LSM Komunitas Pengawas Korupsi (KPK)  di depan Balai Kota Medan, Rabu (2/12). Selain melepaskan balon  yang disertai spanduk kecil berisikan kalimat “Medan Bersih Tanpa Korupsi”,  juga disertai dengan pembagian pin sekaligus penandatanganan fakta integritas anti korupsi. Inti dari kegiatan yang  mereka lakukan untuk mewujudkan Kota Medan bebas dari bahaya laten korupsi.

                Pelepasan balon dilakukan Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP  bersama Waka Polresta Medan, AKBP Yusuf Hondawan  Tri Naibaho, Plh Sekda Kota Medan, Erwin Lubis,  serta Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang  Hukum dan Politik, Mara Husin Lubis SH serta Ketua DPC LSM KPK, Indra Jabrik SPSi  maupun elemen penggiat anti  korupsi  lainnya.

                Pj Wali Kota mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Sebab, korupsi merupakan bahaya laten yang harus dihindari dan wajib ditanamkan kepada para generaasi muda. Salah satu  menghindarinya dengan membangun sistem kerja yang baik dan selalu taat dengan rambu hukum maupun peraturan berlaku.

BACA JUGA :   Cuaca Ekstrem, Pesawat Gagal Mendarat di Bali Putar Balik ke Jakarta

                “Kegiatan ini saya nilai sangat bermakna dalam upaya memberantas korupsi. Karenanya Pemko Medan mendukung sepenuhnya kegiatan. Harapan kita ke depannya  kota yang kita cintai ini lebih baik dan terbebas dari korupsi,” kata Randiman.

                Guna mewujudkan hal itu, Randiman mengajak seluruh jajarannya untuk melaksanakan semua program kerja dengan sebaik mungkin  sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Di samping itu yang lebih penting lagi, program kerja yang dilaksanakan jangan pernah sekalipun sampai melanggar peraturan maupun ketentuan hukum yang berlaku.

                “Dalam kesempatan ini saya juga minta bantuan kepada adik-adik LSM  KPK, jika ada indikasi korupsi maupun pelanggaran yang dilakukan oleh jajaran saya, segera  laporkan untuk  ditindaklanjuti,” harapnya.

                Apabila ada staf maupun pejabat yang terlibat korupsi, Randiman menegaskan langsung mengambil tindakan tegas. Hal itu telah duibuktikannya ketika mantan Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Medan, Syafrizal Arif. “Begitu ditahan kejakaan, langsung kita ganti pejabatnya!” tegasnya.

                Waka Polresta Medan, AKBP Hondawan Tri Naibaho juga  mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Dukungan itu diwujudkan dengan terus melakukan pembenahan internal sehingga  aparat kepolisian ke depan lebih baik lagi. “Jika nanti ditemukan ada peristiwa penyimpangan , segera laporkan kepada kami untuk ditindaklanjuti penyidikannya!’ jelas Waka Polresta.

                Hondawan selanjutnya mengingatkan, sebentar lagi Kota Medan akan menggelar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 9 Desember mendatabng. Untuk itu dia mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga  kekondusifan, sehingga pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan aman dan lancar .

BACA JUGA :   Diduga Tempat Pesta Gay, Warga Gerebek Kafe Wow di Kalibata

                Sedangkan Ketua LSM KPK, Indra Jabrik  mengatakan, sebagai penggiat anti korupsi, mereka sengaja menggelar kegiatan ini untuk memperingati Hari Anto Korupsi Sedunia. Ditegasnya, korupsi harus dilawan dan dihindari. Dia beserta seluruh elemn penggiat anti korupsi lainnya, mengaku miris dengan kondisi yang terjadi di Sumatera Utara maupun Kota Medan saat ini.

                “Jadi melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh jajaran Pemko Medan  jangan sampai terlibat dengan korupsi. Mari kita bersama-sama bahu-membahu mewujudkan Kota Medan Bersih Tanpa Korupsi,” harap Indra.

                Usai kegiatan, LSM KPK menyematkan pin kepada Pj Wali Kota dan Waka Polresta beserta beberapa pejabat yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas anti korupsi di spanduk. Setelah itu LSM KPK menggelar ‘konser’ musik sederhana dengan mengumandangkan lagu-lagu kritikan dan penolakan korupsi.(LR)