52519 KALI DIBACA

Pj.Walikota Buka FGD Tentang Pemantapan harmonis Kota Medan

Pj.Walikota Buka FGD Tentang Pemantapan harmonis Kota Medan
example banner

Medan | mediarealitas                                                                                                                                                Pj Walikota Medan Drs H Randiman Tarigan ,MAP  diwakili Asisten Pemerintahan Drs Musadad, M.Si membuka acara kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Dewan Kota tentang “ Pemantapan Harmonitas Kota Medan” , Selasa ( 27/10) di Hotel Dharma Deli Medan.                          Randiman,  dalam arahannya yang dibacakan Musaddad, mengatakan Kota Medan merupakan kota yang memiliki keanekaragaman suku, agama, dan budaya. Dengan keanekaragaman yang memiliki kota Medan sering disebut sebagai kota multikultural namun disisi lain, dilihat dari kemajemukannya, kota Medan termasuk rentan dan potensial terhadap terjadinya gesekan-gesekan kepentingan yang bersifat subjektif.         Menurutnya, sangat wajar untuk kita syukuri , hingga saat ini kota Medan masih kita rasakan cukup kondusif sehingga masyarakat kota Medan dapat hidup rukun dan damai. Kondisi ini menunjukkan bahwa, warga kota Medan memiliki kesadaran yang tinggi dan sikap saling menghormati, dan cukup toleran guna menjaga keamanan, ketertiban dan juga ketentraman masyarakat.                                                                                                  Kemajemukan yang kita miliki tentu juga memiliki dampak negatif, apabila kita tidak berhati-hati dan cermat terhadap berbagai isu dan informasi yang datang dan terkadang bersifat memecah belah. Untuk itulah, kita memiliki Forum-forum dan lembaga sosial, budaya dan keagamaan , sebagai wadah komunikasi antar elemen masyarakat.” Tegas Randiman.                                                                                                                                 Misalnya, saat ini kita memiliki FKUB, yaitu Forum ini menjadi wadah komunikasi antar tokoh-tokoh agama, dalam menyikapi dinamikakkehidupan sosial keagamaan yang berkembang di kota Medan.                                                                                         

Namun demikian, kita harus tetap waspada, sebab dunia yang telah dibingkai oleh arus sistem teknologi informasi saat ini, akan terus menekan bahkan mengganggu kerukunan sosial yang sudah kita miliki sebagaimana beberap kasus yang melanda saudara-saudara kita di daerah lain. Dengan demikian , mari kita tingkatkan terus koordinasi , komunikasi, dan kerjasama –kerjasama sosial keagamaan guna memperkuat rasa saling percaya diantara kita semua.” Harapnya.                                                

Sebelumnya Dr.Ir.Budi Sinulingga,M,Si selaku ketua penyelenggara dalam laporannya mengatakan sebagaimana kita saksikan dan rasakan bersama masyrakat kota Medan yang majemuk hidup rukun dengan penuh kedamaian serta keharmonisan antara satu dengan yang lain, antar suku yang satu dengan suku  yang lain dan antara penganut agama yang satu dengan penganut agama yang lain, hal ini merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang Maha Kuasa kepada kita semua yang sangat pantas kita syukuri.                                                  

Didaerah lain baru-baru ini sempat terjadi gesekan yang bisa menimbulkan perpecahan dan hal ini tentunya sangat kita sesalkan, semuga hal ini tidak akan terulang dan tidak akan terjadi di kota Medan. Untuk itu, Dewan kota Medan memandang perlu untuk mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan beberapa pimpinan organisasi keagamaan yang ada di kota Medan undtuk berdiskusi membicarakan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari hal-hal sebagaimana yang yang terjadi di daerah lain.                                                                                                                                    

Sebagai nara sumber, Prof.Dr.H.Syahrin Harahap,MA, Dr.Arifinsyah,MA dari Universitas Islam Negeri, Dr.Jamilin Sirait dari Persatuan gereja Indonesia (PGI) Sumatera Utara, dan peserta dari berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh organisasi masyarakat keagamaan, dan Camat se kota Medan.”ujar Budi Sinulingga.

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS