50219 KALI DIBACA

MotoGP Valencia, Ini Bukti Rossi Bisa Menyodok dari Belakang

MotoGP Valencia, Ini Bukti Rossi Bisa Menyodok dari Belakang
example banner

Jakarta | mediarealitas

Lomba balap MotoGP seri terakhir musim ini akan berlangsung di Valencia, Spanyol, Ahad nanti, 8 November 2015. Dalam lomba nanti, dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, akan bersaing berebut gelar juara.

Rossi masih unggul tujuh poin dari rekan setimnya. Tapi karena dianggap bersalah menjatuhkan Marc Marquez dalam lomba sebelumnya, di Sepang, pembalap gaek asal Italia ini terkena hukuman dan harus menjalani lomba dari posisi paling belakang. Artinya, peluangnya untuk menjadi juara pun lebih berat.

Tapi bukan berarti Rossi tak bisa juara. Bila Lorenzo gagal finis atau Rossi bisa finis di depan rekan setimnya–atau persis satu tempat di belakangnya–maka The Doctor bisa juara. Peluang Rossi untuk melaju dari urutan terbelakang dan bersaing berebut podium bukan tak mungkin. Ada sejumlah pengalaman nyata dari dia.

1. Grand Prix Belanda, 30 Juni 2007
Valentino Rossi tampil luar biasa untuk memenangi balapan ini. Pembalap Yamaha asal Italia itu memperlihatkan cara membalap sesungguhnya di Sirkuit Assen. Start dari posisi ke-11, Rossi memimpin jalannya lomba untuk pertama kali hanya tiga putaran menjelang finis. Pembalap yang dijuluki The Doctor itu mengambil alih posisi terdepan dari pembalap Ducati, Casey Stoner. Rossi, yang saat itu masih 29 tahun, membuat para penggemarnya harus menahan napas hampir sepanjang lomba. Sebab, tak jarang ia melakukan manuver berani dengan menginjak pedal rem lebih lambat dari para pesaingnya.  Sukses Rossi menyabet gelar juara ketiganya musim ini di Assen membuat selisih angka dengan Stoner berkurang menjadi 21 poin dengan tersisa sembilan lomba lagi.

2. Balapan GP Valencia pada 2005 dan 2008
Rossi saat ini memulai lomba dari posisi ke-15. Ia tampil luar biasa dan mampu finis ketiga di belakang Marco Melandri dan Nicky Hayden. Pada 2008, Rossi juga memulai lomba dari posisi ke-10 dan akhirnya finis di urutan ketiga. Namun, ia memang belum pernah memulai lomba di sirkuit ini dari posisi paling belakang.(Tmp.Co)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS