48619 KALI DIBACA

Dispenda Bangun Jembatan Hati Dengan Masyarakat Untuk Bayar PBB

Dispenda Bangun Jembatan Hati Dengan Masyarakat Untuk Bayar PBB
example banner

Medan | mediarealitas

                `Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan telah berhasil merealisasikan 78 % target Pajak Bumi Bangunan (PBB) sampai Oktober 2015. Artinya, tinggal 22 %  lagi  tunggakan PBB yang belum tertagih dari masyarakat selaku wajib pajak. Dengan kerja keras dan kemauan semua, target PBB sebesar Rp.376 miliar yang telah ditetapkan kepada Dispenda dapat diwujudkan.

                Demikian disampaikan Kadispenda Kota Medan, H.M Husni SE MSi pada Kegiatan Operasional Penagihan Tunggakan PBB Tahun Anggaran 2015 di halaman Kantor Kecamatan Medan Petisah, Selasa (24/11).

                “Kalau kita semua mau dan bekerja keras bersama-sama, insya Allah sisa target PBB  yang tinggal 22 %  dapat terpenuhi. Untuk itulah harus dibangun komunikasi dan jembatan hati antara seluruh jajaran Dispenda, terutama kantor Unit Pelayanan terpadu (KPUT) camat, lurah, kepala lingkungan dan masyarakat,” kata Husni.

                Mantan Kabag Umum Setdakot Medan ini optimis, jika jembatan hati sudah terbangun dengan baik, masyarakat tentunya akan membayar PBB. Sebab, mereka telah menyadari PBB yang dibayarkan itu untuk mendukung pembangunan di Kota Medan.

                Untuk mewujudkan itu, Husni mengharapkan peran serta camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling). Sebab, mereka merupakan ujung tombak Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di samping terus memberikan edukasi PBB kepada masyarakat, juga membantu untuk terus mengingatkan agar masyarakat membayar pajak.

                 Itu sebabnya dalam kegiatan tersebut, dibagikan kepada seluruh camat buku tunggakan PBB yang diserahkan secara simbolis kepada  Camat Medan Petisah, Camat Medan Baru, Camat Medan Selayang, Camat Medan Tuntungan, Camat Medan Johor, Camat Medan Maimun, serta Camat Medan Polonia.

                Dengan dibagikannya buku tunggakan ini bilang  Husni, camat, lurah dan kepling dapat mengetahui warganya yang belum membayar PBB sampai saat ini. Apalagi pada 29-29 Nopember ini, Dispenda bekerjasama dengan Bank Sumut menggelar PBB Fair di Lapangan Merdeka. Selain meniadakan denda bagi yang terlambat membayar PBB, juga diberikan souvenir serta mendapatkan kesempatan untuk memenangkan hadiah menarikbagi warga yang membayar PBB pada PBB Fair.

                “Apabila masing-masing kepling bisa membawa warganya minimal 5 sampai 10 orang untuk membayar PBB di PBB Fair, tentunya sangat mendukung kita dalam memenuhi target PBB. Saya yakin jika kita semua peka dan tanggap, kekurangan target yang 22 % itu dapat terpenuhi. Jadi marilah kita bahu membahu untuk mewujudkannya, sebab  kelangsungan pembangunan kota yang kita cintai ini tergantung dari pajak yang dibayarkan, terutama PBB,” ajaknya.

                Di samping berharap peran camat, lurah dan kepling, Husni pun berharap perhelatan PBB Fair yang kali pertama digelar ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membayar PBB. Sebab, even itu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang PBB sekaligus hiburansebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih  kepada masyarakat yang telah membayar PBB.

                ‘Apabila PBB Fair suskes dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat membayar PBB, insya Allah even ini akan kita gelar rutin setiap tahunnya. Kegiatan ini akan kita jadikan sebagai wadah membangun jembatan hati dengan masyarakat selaku wajib pajak,” ungkapnya.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS