49419 KALI DIBACA

Digital Avatar Buatan Indonesia Dipatenkan di 147 Negara

Digital Avatar Buatan Indonesia Dipatenkan di 147 Negara
example banner

Medan | mediarealitas

Teknologi yang dikembangkan oleh anak muda di Indonesia ternyata tidak ketinggalan dengan milik negara lainnya.

Buktinya, sebuah program bernama Digital Avatar (DAV) besutan perusahaan developer teknologi AR&Co, sudah dipatenkan di 147 negara di dunia.

Peter Shearer, Managing Director AR & Co, mengungkapkan, teknologi DAV ini merupakan yang pertama di dunianya. Karenanya, pihaknya mematenkan DAV agar sistem ini tidak diakui oleh pengembang dari negara lain.

“Jadi teknologi ini merupakan yang pertama di dunia, saat ini penggunaannya sudah ada di 110 gerai minimarket Alfamart, Alfamidi, dan Lawson di Jakarta Barat,” jelasnya.

DAV memungkinkan mereka yang membeli produk-produk tertentu di minimarket dan menghadapkan logo produk tersebut pada sebuah layar yang dilengkapi dengan camera mampu menampilkan gambar animasi augmented reality.

Krisni Lee, Director of AR&Co, menjelaskan teknologi ini sangat bermanfaat baik bagi pihak minimarket, pembeli, maupun pemilik produk.

“Bagi pengunjung minimarket, kalau sebelumnya pada iklan hanya muncul video, menggunakan DAV ini bisa mencipatakan two way interaction. Sehingga pengunjung tidak hanya menonton video tetapi juga meningkatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan produk,” jelas Krisni kepada Wartakotalive.com, Sabtu (31/10).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS