62019 KALI DIBACA

Hampir Setahun Beroperasi Grand Winner SPA Tidak Bayar Pajak

Hampir Setahun Beroperasi Grand Winner SPA  Tidak Bayar Pajak

Medan | mediarealitas

            Sudah hampir satu tahun beroperasi Grand Wiiner Spa yang berlokasi di Jalan Sei Batang Serangan sama sekali tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak, lebih ironisnya lagi usaha ini  sama sekali tidak terdaftar dan juga tidak memiliki izin, usaha ini dipergoki oleh Tim terpadu penegakan peraturan Daerah Pemko Medan terhadap sejumlah usaha yang ada di Kota Medan yang dipimpin oleh Taupik Hilmi Lubis SE, Kamis (29/10) saat melakukan operasi penertiban rutin.

            Taupik Hilmi meminta kepada pengusahanya agar beritikad baik untuk mau membayar tunggakan pajaknya selama kurang lebih satu tahun beroperasi, karena menurut peraturan bila sudah ada transaksi, ada atau tidak adanya izin, pengusaha tersebut harus membayar pajak, di perkirakan pajak yang harus dibayarkan oleh pengusaha ini dari mulai beroperasi sampai bulan ini berkisar Rp 20 juta lebih.

            “  Saya minta itikad baik dari pengusaha Spa ini untuk membayar pajaknya mulai dia beroperasi sampai bulan ini, dan selama ada transaksi disana mereka harus membayar pajak, karena ini sudah menjadi peraturan, dan apabila mereka mempunyai izin ini lebih baik lagi, segeralah bayar pajaknya dan mengurus izinnya, “ ungkap Taufik Hilmi.

            Selanjutnya Tim yang didampingi TNI/Polri, POM, Satpol PP bergerak ke Rumah makan ACC  jalan SM Raja, usaha rumah makan ini menunggak pajak yang masih tersisa sebesar Rp 27,08 juta lebih, untuk tahun 2010-2011,   tunggakan pajak ini adalah sisa tunggakan  yang dibayar 9 kali pembayaran yang sudah jatuh tempo, artinya pengusaha ini  belum membayar tunggakan   dua kali pembayaran di akhir.

            Selanjutnya Tim menyisir ke Coffee Cangkir di jalan DI Panjaitan, pengusaha Coffe Cangkir ini kedapatan menunggak pajak sebasar Rp 267,4 juta lebih  untuk tahun 2013, pengusah ini diberi waktu membayar dengan cicilan selama dua kali, namun sampai jatuh tempo, pengusaha ini tidak ada itikad baik untuk melunasi tunggakan pajaknya.

            Pimpinan Tim terpadu penegakan Paraturan Daerah terhadap tempat usaha Pemko Medan Taupik Hilmi Lubis SE, meminta itikad baik kepada para pengusaha ini untuk melaksanakan kewajiabnnya guna membayar pajak, karena pajak  adalah tulang punggung pembangunan. Kepada para pengusaha yang membandel ini diberikan surat peringatan untuk segera datang ke Dinas Penadapatan Kota Medan guna membayar pajak yang terrtunggak.

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS