61519 KALI DIBACA

Hasan Basri : Pendidikan Kunci Kemandirian Negara

Hasan Basri : Pendidikan Kunci Kemandirian Negara
example banner

Medan | mediarealitas

Kepala Balitbang Drs H Hasan Basri MM mewakili Plh Walikota Medan Saiful Bahri menegaskan  pendidikan adalah kunci sebuah negara, karena pendidikan merupakan aspek paling utama dalam membangun peradapan sutau bangsa.

    Hal ini dikatakannya pada acara pembukaan seminar hasil penelitian pendahuluan Identifikasi masalah pendidikan Kota Medan 2015, Selasa (15/9) di balai Kota Medan, seminar ini merupakan hasil kajian dari Tim Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Jaringan Penelitian dan Pengembangan (Jarlitbang) Kota Medan, peserta seminar terdiri dari Dewan pendidikan, pemerhati Pendidikan, para Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK.

“Menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter dan tangguh merupakan misisi suci dari pendidikan, pendidikan  sebagai bagian dari masyarakat memiliki fungsi sosial dan fungsi individual. Fungsi sosialnya untuk membantu setiap individual menjadi anggota masyarakat yang lebih efektif dengan memberikn pengalaman kolektif masa lalu dan sekarang, sedangkan fungsi individualnya untuk memungkin seseorang menempuh hidup yang lebih memuaskan dan lebih produktif dengan menyiapkannya untuk menghadapi masa depan.”ujarnya

Dikatakan, walaupun pemerintah telah berkomitmen secara internasional untuk mencapai target pendidikan dasar untuk semua pada 2015, namun masih banyak persoalan seputar pendidikan yang belum tuntas, berbagai persoalan pendidikan diantaranya rendahnya kualitas pendidikan, akses pendidikan yang belum lancar, kekurangan sarana dan prasarana serta kekurangan guru.

“ Ketersediaan pendidikan merupakan tangung jawab pemerintah sebagai penyelenggara negara, namun secara moral masing-masing kita memiliki tangung jawab yang besar untuk menentukan nasib dan masa depan generasi penerus bangsa, “ ujar Hasan Basri.

Ditambahkannya, Pemko Medan meyampaikan apresiasi yang baik dan patut dibanggakan terhadap Balitbang Kota Medan khususnya Tim Koordinasi Pokja Jarlitbang bidang pendidikan yang telah melakukan penelitian dan menghasilkan draft penelitian pendahuluan dengan topik “ Identifikasi masalah pendidikan Kota Medan 2015, diharapkan dengan draft/konsep penelitian ini dapat dilakukan menjadi sebuah penelitian pada 2016 yang akan datang, dan dapat memberikan masukan serta rekomendasi kepada pemerintah Kota Medan selaku pengambil kebijakan guna mengatasi permasalahan pendidikan di Kota Medan.

Kepala Bidang Sosial dan Budaya Balitbang Kota Medan  Bahrian Effendi S Sos MSi melaporkan, penelitian pendahuluan dengan topik “ Identifikasi masalah pendidikan di Kota Medan 2015 “, adalah merupakan hasil kegiatan Tim Koordinasi kelompok kerja jaringan Penelitian dan pengembangan bidang pendidikan, dasar pembentukan Tim ini sesuai SK Walikota Medan nomor 070/076.K/2015.

Peserta seminar penelitian pendahuluan ini berjumlah 100 orang terdiri dari Tim Pokja dan staf Balitbang, mewakili guru dan Kepala Sekolah tingkat SD,SMP, SMS/SMK se Kota Medan, Dewan pendidikan serta pemerhati pendidikan, hasil penelitian ini diseminarkan guna diajukan sebagai usulan program kerja sama dengan pusat penelitian kebijakan (Puslitjak) Balitbang Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI, dengan seminar ini diharapkan masukan dan kritikan serta saran dari peserta untuk menyempurnakan draft penelitian pendahuluan ini.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS