60319 KALI DIBACA

DPC HMKI Medan Gelar Raker Pertama

DPC HMKI Medan Gelar Raker Pertama
example banner

Medan  | mediarealitas

Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (DPC HMKI) Kota Medan menggelar rapat kerja (raker)  pertama di Wisma Syailendra Jalan Syailendra Medan, Sabtu (19/9). Raker ini digelar untuk menyusun program-program kerja yang akan dilaksanakan setahun penuh. Selain untuk mengembangkan sekaligus melindungi dan melestarikan nilai-nilai budaya dan memajukan masyarakat, program yang diputuskan nanti juga mampu meningkatkan SDM seluruh anggota.

                Raker ini dihadiri seluruh pengurus dan anggota DPC HMKI dan dibuka Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HMKI Sumatera Utara, Gelora Viva Sinulingga SE MM. Selanjutnya raker yang berlangsung selama sehari penuh ini dipimpina Ketua DPC HMKI Kota Medan, Gelora Kurnia Ginting Putra SSTP MM dan Sekjen Bona Manuel Tarigan SE MSi.

                Dalam raker ini, masing-masing koordinator menyampaikan program kerja hasil musyawarah dengan anggotanya. Selanjutnya program kerja tersebut dipresentasikan di depan forum untuk dikoreksi seluruh peserta raker guna penyempurnaan. Setelah forum menyetujui, barulah program itu diputuskan untuk dilaksanakan.

                Ketua DPC HMKI Kota Medan, Gelora Kurnia Ginting didampingi Wakil Ketua I Muhammad Edison Ginting S.Sos mengatakan, rapat kerja ini dilaksanakan berdasarkan prinsip para leluhur Karo dulu yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Selain itu didasari semangat kebersamaan dan kekeluargaan dengan mengutamakan sikap saling pengertian, toleransi dan cinta kasih.

                “Kita berharap program-program yang kita hasil ini mampu memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat, terutama masyarakat Karo yang ada di Kota Medan. Di samping itu kita ingin keberadaan HMKI menjadi pemersatu bagi warga Karo. Kita tidak ingin masyarakat Karo terpecah-pecah. Kini kita harus bangkit dan maju,” kata Gelora.

                Untuk itulah program kerja yang diputuskan nati kata Gelora, harus menyentuh kepentingan anggota dan masyarakat Karo, termasuk bagaimana mengupayakan agar masyarakat Karo, terutama yang bermukim di Kota Medan bisa lebih maju lagi.

                “Sudah waktunya masyarakat Karo menggali dan mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya tanpam melupakan nilai-nilai para leluhur. Sebab, masyarakat Karo itu dimana saja berada selalu menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” ungkap [pria yang kini menjabat sebagai Camat Medan Tuntungan tersebut.

                Sedangkan Sekjen DPC HMKI Kota Medan, Bona Manuel Tarigan menjelaskan, seluruh program yang dihasilkan dalam raker ini langsung ditindaklanjuti dengan action. Denagn demikian anggota maupun masyarakat karo bisa merasakan  manfaat keberadaan HMKI ini. “Untuk itu program-program yang menyangkut kepentingan anggota dan masyarakat Karo menjadi skala prioritas yang akan dilaksanakan secepatnya. Kita tidak ingin karya kata tapi harus karya nyata!” ujar Bona.

                Selanjutnya Bona mengingatkan kepada seluruh koordinator untuk segera melaksanakan program-program yang telah diputuskan nantinya dengan penuh tanggung jawab, sehingga hasilnya benar-benar maksimal. “Setiap program yang telah dijalankan akan kita evaluasi, guna dilakukan perbaikan dan penyempurnaan ke depannya,” paparnya.

                Wakil ketua DPD HMKI Sumut, Gelora Viva Sinulingga dalam sambutannya mengungkapkan, memicu bara api ke-Karo-an yang hampir padam, tentunya menjadi pekerjaan luar biasa karena membutuhkan penanganan serius dans emangat tinggi. Pada waktu pelantikan DPC HMKI Kota Medan beberapa waktu lalu, dia melihat bara api itu sudah ditiup menjadi titik api yang berasap dan berpotensi untuk menghasilkan sesuatu yang lebih besar.

                “Apa yang dilakukan DPC HMKI Kota medan inilah dasarnya,. Titik api kecil tadi telah menjadi lidah api besar di lapangan Merdeka pada acara pelantikan DPD HMKI Sumut. Tanpa HMKI kota Medan, maka tidak akan pernah terjadi cahaya terang Karo di Lapangan Merdeka. Hari ini HMKI Kota Medan menjadi pelopor pelaksanaan raker. Izinkan saya  menyebutnya dengan oldest child walking in front of his mother. Artinya, anak tertua harus berhasil, suapaya adik-adiknya bersemangat lebih maju,” ujar Sinulingga.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS