62119 KALI DIBACA

Warga Perumahan J City Keluhkan Portal dan Pengutipan Parkir

Warga Perumahan J City  Keluhkan Portal dan Pengutipan Parkir
example banner

Medan | mediarealitas

Keberatan atas pemasangan portal dan pengutipan parkir yang dilakukan pihak Secure Parking yang bekerja sama dengan pengelola perumahan Bursa Property,  bagi tamu yang masuk ke komplek, warga kompleks perumahan J City di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Mahsyur, Kecamatan Medan Johor mendatangi gedung DPRD Medan.

Perwakilan warga kompleks, di antaranya, Ali Nafiah Harahap, H Syafril, Hartono, Sonoib, M Ikhwan dan Devin. Mereka diterima oleh Ketua Komisi C DPRD Medan, Salman Alfarisi, Kamis (20/8).

Dalam pertemuan tersebut, Ali Nafiah selaku ketua rombongan menerangkan dasar keberatan warga dengan keberadaan portal yang menghalangi pintu masuk ke kompleks. Sebab portal itu menyebabkab kemacetan tiap pagi dan sore hari.

Selain itu pungutan biaya parkir bagi kerabat keluarga mereka juga dinilai berlebihan. Ali menambahkan, parkir diterapkan di sekitar kawasan bisnis pakaian yang ada di komplek itu. Besaran biaya parkir yakni Rp1000 per 12 jam untuk roda dua dan Rp2000 per 12 jam untuk roda empat. Pengutipan sudah dilakukan pada 18 Agustus 2015 kemarin.

“Masa keluarga kita yang ingin berkunjung ke rumah harus dikutip parkir. Portal itu juga membuat kemacetan dan buat warga jadi tidak nyaman. Ini mungkin yang pertama ada di Medan,” sebutnya.

Menyahuti tersebut, Ketua Komisi C DPRD Medan, Salman Alfarisi langsung menelpon Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Medan, Wirya Alrahman. Ia menanyakan perizinan pemasangan portal dan adanya kutipan bagi tamu yang masuk ke dalam kompleks.

Salman menyebut, bila terbukti pemasangan portal dan pengutipan parkir itu tak memiliki izin, pihak DPRD akan meminta Dishub dan Satpol PP melakukan pembongkaran peralatan Secure Parking.

“Karena ini sudah meresahkan warga komplek. Manajemen Secure Parking, pengelola J City, warga komplek dan perangkat pemerintahan di sana akan kita panggil dan dipertemukan untuk membicarakan ini,” urai politisi PKS ini.

Secara terpisah, Camat Medan Johor, Khoiruddin Rangkuti yang dikonfirmasikan wartawan melalui selulernya sudah mengecek soal pemasangan portal tersebut.  Tapi saat ditanyakan perihal izin dari pemasangan portal dan pengutipan parkir, dia tak mau berkomentar. “Kalau untuk izin, konfirmasi saja ke pengelolanya ya,” ujarnya singkat. (LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS