58519 KALI DIBACA

Plh. Walikota : Mari Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Plh. Walikota : Mari Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat
example banner

Medan  | mediarealitas

                Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis berharap, momentum Peringatan 70 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia harus dijadikan sebagai intropeksi diri untuk melangkah ke depan selanjutnya.  Selain itu mengajak seluruh apratur di lingkungan Pemko Medan untuk selalu  hidup jujur dan sederhana, serta terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

                Harapan ini disampaikan Plh Wali Kota usai upacara bendera dalam rangka Peringatan 70 Tahun Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Lapangan Benteng Medan, Senin (17/8). Dalam upacara ini  Plh Wali Kota bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Camat Medan Tuntungan Gelora Kurnia Putra Ginting SSTP MSP menjadi komandan upacara.

                Upacara bendera yang dimulai pukul 08.00 WIB ini, turut dihadiri Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, Wakapolresta Medan AKBP Yusuf Hondawan Tri Naibaho, asisten, pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, PNS di lingkungan Pemko Medan, kepala lingkungan, pelajar, organisasi kepemudaan serta undangan.

                Menurut Plh Wali Kota, usia 70 tahun dalam ukuran umur manusia itu sudah cukup matang dan sangat menentukan. Untuk itulah melalui semangat kemerdekaan ini diharapkannya dapat membawa perubahan bagi seluruh jajaran Pemko Medan, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

                “Mari kita intropeski diri dan hidup dengan jujur serta sederhana. Memang berat tapi kita mencobanya, sehingga bangsa kita ini ke depan menjadi lebih besar.  Kita harus ingat para pejuang telah berkorban untuk merebut kemerdekaan. Kemudian mari kita bersama-sama dan bergadengan tangan membangun negeri ini. Jangan ada lagi diantara kita yang saling menyalahkan maupun sikut menyikut,” kata Plh Wali Kota.

                Mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini selanjutnya mengingatkan kepada sleuruh jajaran Pemko Medan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Artinya, pelayanan yang diberikan itu harus benar-benar terbaik dan prima, sehingga memuaskan masyarakat. Untuk memulainya, para apratur harus menyadari apa tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Setelah itu jalankan tupoksinya masing-masing dengan keikhlasan dan penuh tanggung jawab.

                Menyikapi tak lama lagi masyarakat Kota Medan akan melaksana pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2016-2021, Syaiful kembali mengingatkan kepada seluruh aparatur di lingkungan Pemko Medan untuk bersikap netral. Kemudian dia berharap pemilihan kepala daerah nanti dapat menghasilkan pemimpin yang bisa membangun dan mengembangkan Kota Medan menjadi lebih baik lagi.

                ”Terserah siapa yang menang nantinya. Yang penting Wali Kota nanti harus bisa membawa masyarakat lebih sejahtera. Di samping itu kita ingin Kota Medan yang kita cintai ini lebih maju lagi,” harapnya.

                Prosesi upacara bendera dimulai dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Setelah   itu dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung. Kemudian pengibaran bendera  Merah Putih oleh paskibra  yang berasal dari sejumlah SLTA di Kota Medan. Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Medan Iwan Zulhami menutup upacara pengibaran bendera merah putih dengan doa.

                Usai upacara dilanjutkan dengan pertujukan drama kolosal perjuangan yang mengangkat kisah pendiri Kota Medan, Guru Patimpus. Drama kolosal yang dibawakan Teater Enceng Gondok SMA Negeri 4 ini, merupakan hasil bimbingan dan asuhan Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan. Pertujukan ini mendapat aplaus dan apresiasi penuh dari seluruh peserta upacara.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS