55019 KALI DIBACA

Perbaikan Truk dan Bak Sampah Rusak Jadi Tanggungan Warga

Perbaikan Truk dan Bak Sampah Rusak Jadi Tanggungan Warga
example banner

Medan | mediarealitas

Pengelolaan sampah di Kota Medan ternyata masih jauh dari harapan.Alih-alih warga diminta taat membayar iuran sampah, warga malah dibebani perbaikan truk dan bak sampah yang rusak.

Permasalahan ini terungkap dalam rapat pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2015, di Komisi D yang menghadirkan Kepala Dinas Kebersihan Endar Sutan Lubis.

“Ini dari laporan warga dan petugas kebersihaan swadaya di Kelurahan Tangkahan, kelurahan Besar, Kacamatan Medan Labuhan dimana warga dibebankan dana perbaikan truk dan bak sampah rusak,” jelas anggota Komisi D DPRD Medan, Muhammad Nasir dalam rapat tersebut, Rabu (26/08/2015).

Nasir mengatakan petugas kebersihan di lapangan mempertanyakan “Apakah bak sampah yang rusak itu tanggung jawab kami ?”. “Itulah pertanayaan mereka kepada saya, kemudian mereka juga bertanya, apakah motor truk pengangkut bak sampah rusak itu tanggung jawab kami juga?,” jelas Nasir dalam rapat yang dihadiri Langsung Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan dan sejumlah anggota DPRD Medan Komisi D.

Dalam laporan warga, pembayaran uang perbaikan kontainer dan bak sampah menjadi beban pekerja kebersihan/warga berdasarkan atas pernyataan kedua mandor di kelurahan tersebut yaitu M Harahap dan Taufik Pasaribu.

“Saya menengarai ada oknum-oknum yang bermain dalam persoalan ini,” jelasnya.

Tidak hanya itu, petugas kebersihan di Kelurahan Tangkahan juga mengeluhkan kondisi kurang memadainya kontainer sampah.

Akan Ditindak

Sementara itu menanggapi permasalahan ini, Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Saya mohon diberikan laporan tersebut, jika benar terbukti maka kami akan menjatuhkan sanksi yang seberat-beratnya kepada anggota saya,” jelas Endar.

Diakui Endar, biaya untuk perbaikan bak dan truk sampah tidak dibebankan kepada warga atau petugas melainkan merupakan tanggungjawab Pemko Medan/Dinas.

“Anggaran perbaikan sudah ada, dan biaya perbaikan tidak dibebankan kepada warga atau pekerja,” jelasnya.

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS