59119 KALI DIBACA

Minol Masih Beredar di Mini Market, Siapa Bermain ?

Minol Masih Beredar di Mini Market, Siapa Bermain ?
example banner

Medan | mediarealitas

Minuman Beralkohol (Minol)  yang sudah dilarang penjualannya di minimarket dan Grosir sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6/M-DAG/PER1/2015 ternyata masih ditemui dengan mudah di Minimarket dan grosir di Kota Medan.

Terkait masih beredarnya Minol ini, Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) menilai ada aparat pemerintah, penegak hukum dan distributor melakukan permainan.

“Fakta di lapangan menunjukan bahwa minuman ini (minol) masih tetap beredar di berbagai minimarket dan grosir di Kota Medan. Dengan masih beredarnya  minuman beralkohol golongan A di berbagai Minimarket dan Grosir maka sangat jelas bahwa hal tersebut melanggar peraturan perundang-undangan. Pelanggarann ini mengindikasikan ada pihak pihak yang bermain mata,” jelas Ketua Umum Himmah Kota Medan Ade Syahputra Ritonga, Rabu (19/08/2015).

Dijelaskannya, Minuman beralkohol golongan A sendiri berdasarkan pasal 2 Permendag No 20/M-DAG/4/2014 adalah minuman yang mengandung etanol (etil alcohol) dengan kadar mendapai lima persen.

“Minuman jenis inilah yang dilarang beredar di minimarket berdasarkan Permendag. Akan tetapi Faktanya lain,” jelasnya.

Untuk itulah, Himmah meminta Kapolda Sumatera Utara untuk memindak tegas pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan Bir Bintang Office PT.BDB atas dugaan beredarnya minuman beralkohol golongan A pada minimarket dan grosir di Kota Medan.

“Kita jjuga meminta Kapolda untuk segera menyelidiki oknum penegak hukum yang kami duga terlibat dan melindungi Bir Bintang,” jelasnya.

Begitu juga dengan DPRD Medan, diminta untuk memanggil pimpinan Bir Bintang Office PT.BDB guna mendapatkan penjelasan terhadap dugaan masih beredarnya  minuman beralkohol tersebut di minimarket dan  Grosi di Kota Medan.

Akan Panggil

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Medan, H.Salman Alfarisi LC, MA mengatakan persoalan minuman beralkohol di minimarket ini akan disikapi serius DPRD Medan.

“Tanpa terkecuali, semua harus tunduk pada Permendag. Jadi jangan ada lagi ditemui minuman beralkohol di minimarket atau toko modern di kota Medan karena itu jelas melanggar aturan,” jelsnya

Salman juga meminta, Dinas Perindustrian Perdagangan untuk bertindak labih massive lagi untuk memnindaklanjuti persoalan ini sehingga tidak ada keresahan di masyarakat.

“Kita minta Disperindag Kota Medan lebih tegas lagi dengan persoalan ini,” jelasnya.

Terkait laporan yang disampaikan Himmah Kota Medan ini, Komisi C dalam waktu dekat ini akan memanggil seluruh manajemen toko modern di Kota Medan.

“Kita akan sikapi ini dan akan memanggil manajemen toko modern di kota Medan serta perusahaan terkait,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan ini juga sangat menyayangkan masih adanya minuman beralkohol dijual bebas di minimarket di kota Medan. “Jelas kita sangat menyayangkan. Dan Kita juga kecewa tidak adanya pengawasan menyeluruh terhadap peredaran Minuman beralkohol ini,” jelasnya.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS