65919 KALI DIBACA

FGD Tatralok Upaya Hasil Kebijakan Transportasi Yang Stretegis dan Terukur

FGD Tatralok Upaya Hasil Kebijakan  Transportasi Yang Stretegis dan Terukur
example banner

Medan  | mediarealitas

Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia saat ini terus berkembang secara dinamis, tentunya tidak terlepas dari permasalahan kota besar lainnya, diantaranya masalah lalu lintas, Pemko Medan dan instansi terkait terus berupaya melakukan pembenahan dan rencana penerapan kebijakan transportasi yang strategis dan terukur, sehingga dapat memberikan pelayanan transportasi yang baik bagi masyarakat..

Demikian hal ini disampaikan Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis diwakili Kadis Perhubungan  Kota Medan Renward Parapat ATD MT ketika membuka Focus Group Discussion (FGD) Tataran Transportasi  Lokal (Tatralok) Kota Medan di Balai Kota, Jumat (22/8).

FGD ini digelar untuk mendiskusikan hasil dari studi yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, guna mendukung pelaksanaan kebijakan transportasi yang tepat di Kota Medan

Menurut Renward, dokumen Tatralok ini merupakan salah satu dokumen perencanaan transportasi yang komprehensif  dan harus dimiliki oleh setiap kabupaten atau kota sebagaimana undang – undang dan praturan yang berlaku.

“Pemko Medan mengucapkan terima kasih atas studi dan menyusunan dokumen tataran transportasi lokal Kota Medan yang dilakukan Ballitbang Kementerian Perhubungan RI, dimana proses selanjutnya adalah penetapan legalitas Tatralok Kota Medan melalui Peraturan Wali Kota”, kata Renward..

Untuk itulah melalahi FGD ini, Renward  berharap masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan dokumen tatralok yang nantinya akan disusun kebijakan – kebijakan transportasi yang strategis dan terukur serta aplikatif  untuk dapat dilaksanakan di Kota Medan. Dengan demikian pelayanan transportasi bagi masyarakat kota Medan dapat terlaksana dengan baik.

Kepala Pusat Litbang Transportasi Multimoda Kementrian Perhubungan RI, Ir Zulkifli Msc menyampaikan maksud  dari studi ini adalah menyusun Sustainable Urban Transport Improvement Project (Sutip) dan Pola Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota sebagai pedoman pengaturan, pembangunan dan penyelenggaraan transportasi lokal.

“Studi yang dilakukan adalah tersedianya dokumen rencana dan program pengembangan transportasi lokal Kabupaten/Kota di satu kota. Kota Medan merupakan kota yang efektif dan efeien dalam mendukung  Sutip ini.” kata Zulkifli.

Dijelaskan Zulkifli lagi, , program SUTIP dari Tatralok ini memerlukan analisis permintaan transportasi, pengkajian model pengembangan jaringan transportasi lokal, merumuskan pengembangan jaringan prasarana dan layanan sarana transportasi.

“Selain itu, diperlukan juga perumusan kebijakan strategis dan menetapkan prioritas serta tahapan pengembangan jaringan transportasi lokal. Selanjutnya, hasil dari diskusi ini akan dijadikan rekomendasi Perwal atau Perda untuk lebih mengatur program Tatralok,” ungkapnya.

Kembali kepada Kadishub Kota Medan, saat ini Kota Medan sudah menjadi kota metropolitan dengan tingkat pertumbuhan kendaraan yang semakin tinggi. Untuk itu, perlu dibuat sebuah rencana jangka panjang dengan sistem transportasi yang terintegritas khususnya transportasi massal.

“Kota Medan sangat membutuhkan tatanan transportasi lokal. Sebagai bentuk, kebutuhan akan transportasi di Medan semakin tinggi dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin kuat. Sejak 2008 sudah ada tatralok, akan tetapi belum efektif. Sehingga dengan FGD ini akan semakin menguatkan tatralok di Kota Medan,” ungkap Renward.

Menurut Renward,  hasil dari Balitbang Kementerian Perhubungan yang telah di diskusikan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Perda atau Perwal. Sebelum dijadikan peraturan yang mengatur tentang Tatralok tersebut akan digelar diskusi kembali yang memfokuskan membahas draft  peraturan tersebut.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS