57119 KALI DIBACA

Sofyan Tan Minta Situs Kota Cina Marelan Menjadi Cagar Budaya

Sofyan Tan Minta Situs Kota Cina Marelan Menjadi Cagar Budaya
example banner

Medan  | mediarealitas

                Anggota DPR-RI Komisi X Dr Sofyan Tan meminta kepada Pemerintah Kota Medan untuk menetapkan Situs Kota Cina di Medan Marelan sebagai Cagar Budaya, karena Situs Kota Cina ini tidak perlu diragukan lagi mimiliki nilai sejarah, dinilai lebih kurang 400 tahun Dinasti Cina ada di Situs Kota Cina Meralan ini, dan telah 10 orang peneliti asing melakukan penelitiannya, selain itu Situs Kota Cina ini perlu dilakukan rekontruksi ulang sehingga nantinya memiliki daya tarik yang tidak ada dimiliki oleh negara lain.

                Hal ini dikatakan oleh Dr Sofyan Tan didampingi staf ahlinya serta dua orang Koalisi Masyarakat Peduli Kota Medan Dra Ritha Tambunan MSi dan H David Omar MA, pada kunjungan kerjanya di Kota Medan diterima Asisten Administrasi Umum H Ikhwan Habibi Daulay SH dan Kepala Bappeda Drs Zulkarnaen MSi, Selasa (12/5) di balai Kota Medan.

                Dikatakannya, Kota Medan punya potensi untuk mengembangkan pembangunan kepariwisataan guna meningkatkan kunjungan wisata tidak saja dibidang kuliner tetapi dibidang sejarah seperti banyaknya  bangunan tua dan tempat-tempat yang bernilai historis yang perlu direvitalisasi, ini bisa dijadikan sebagai destinasi juga seperti Situs Kota Cina Marelan.

                “ Saya minta agar Pemerintah Kota Medan menetapkan Situs Kota Cina ini sebagai salah satu Cagar Budaya yang ada di Kota Medan, saya nilai tempat yang bersejarah di Utara Medan ini merupakan harta terpendam yang perlu digali dan dikembangkan karena peluang untuk itu ada, “ ujar Sofybn Tan.

                Menurutnya, ada prioritas yang segera dilakukan oleh pemerintah Kota Medan guna mewujudkan rekontruksi Situs Kota Cina ini, dengan melakukan pembebasan lahan, tahap pertama sekitar 3 hektar di lokasi Situs Cina segera  dibebaskan karena setiap tahun harga tanah semakin tinggi , melakukan relokasi penduduk, pelebaran jalan masuk dan membangun jalan baru serta pembangunan mesium, diharapkan prioritas ini dapat dilaksanakan pada 2016.

                “ Saya mendukung dan akan memperjuangkannya pada sidang ke III DPR-RI tentang penyusunan anggaran APBN 2016 dan akan memperjuangkan alokasi anggarannya, kita masih ada waktu karena sidang tersebut akan berlangsung pada 18 Mei sampai Juni 2015, untuk itulah saya minta agar melakukan pertemuan lagi guna mematangkannya, agar Kota Medan lebih maju dan lebih baik lagi “ harap Sofyan Tan.

                Sofyan  menambahkan, selain Situs Kota Cina Marelan juga masalah pendidikan menjadi penting, perlu penambahan  sekolah khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Medan Utara yakni wilayah Kawasan Industri Medan (KIM), yang sesuai skil  serta jurusannya, sehingga nantinya cepat terserap tenaga kerja tamatan SMK tersebut, dinilai tingginya tingkat kriminalitas dikarenakan lapangan kerja sangat minim, dan percepatan pembangunan Medan Utara dapat tercapai

“  Selain itu juga yang menjadi perhatian kami adalah Lapangan Merdeka yang mempunyai nilai sejerah perlu dikembalikan fungsinya, kita melihat sudah 48 persen dialih fungsikan yakni dibagian sisi Barat dan Timur, juga Gedung Nasional yang punya nilai Historis agar difungsikan kembali, jadikan Mesium Multikultural sebagai daya tarik Kota Medan yang beragam etnis, “ imbuhnya.

Sofyan mejelaskan kunjungan ini adalah untuk mendengar aspirasi Pemko Medan, tentang program pariwisata, pendidikan, perpustakaan, ekonomi kreartif, pemuda dan olahraga yang berkaitan dengan komisi X, diharapkan kunjungan ini bisa memberikan arti antar Pemko Medan dengan DPR-RI dapil Sumut I, untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan program yang bisa memberikan manfaat kepada SDM di Sumut.

Walikota Medan diwakili Asisten Administrasi Umum H Ikhwan Habibi Daulay SH, mengatakan pemerintah Kota Medan sangat tertarik akan masukan dari anggota DPR-RI dapil I Sumut, dan segera membuat pertemuan dengan Walikota Medan, dimana pengembanagan Situs Kota Cina sudah menjadi program Pemko Medan dan rencana pembebasan lahan sudah masuk di anggaran 2016, dan situs Kota Cina di Marelan sudah masuk Rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTRK).

Diharapkan dengan kunjungan kerja ini dapat merumuskan dan mensinergikan program kerja antara Pemko Medan dengan pusat guna mendorong terwujudnya iklim investasi yang semakin kondusiif, mengurangi tingkat pengangguran, termasuk penyelengaraan pendidikan yang berkualitas, disisi lain pemerintah kota terus bekerja keras dan mengajak seluruh pemangku kepentingan guna memanfaatkan semua sumber daya.

“ Kedatangan Bapak Sofyan dan rombongan menjadi spirit bagi kami untuk bekerja lebih keras memajukan Kota Medan, semoga nantinya kebijakan dan program kerja Pemko Medan dapat disinergikan dengan kebijakan dan program pusat, “ harap Ikhwan.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS