120619 KALI DIBACA

YARA Segera Laporkan KasubBag Humas PTPN I Yantri B Putra, Ke Polda Aceh Karena Sudah Melakukan Pembohongan Publik.

YARA Segera Laporkan KasubBag Humas PTPN I Yantri B Putra, Ke Polda Aceh Karena Sudah Melakukan Pembohongan Publik.

Banda Aceh I Realitas – Tim kuasa Hukum Dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh, segera laporkan KasubBag Humas PTPN I Langsa Yantri B Putra SE MM, yang sudah melakukan pembohongan publik, Ke Polda Aceh.

Unsurnya sudah terpenuhi untuk kita laporkan KasubBag Humas Yantri Bakti Putra, karena kasus ini sudah terbukti apa yang disampaikan Yantri ke beberapa Media Online itu bohong dan pembohongan publik ujar Tim Kuasa Hukum YARA, Muhammad Zubir SH Kepada Media ini Selasa (26/6/2018).

Tenaga kerja BHL PTPN I Kebun Cot Girek yang mendatangi Kantor YARA Perwakilan Kota Langsa, Senin (25/6/2018), malam untuk menyerahkan kuasa nya.

Pernyataan KasubBag Humas ini sengaja menutup-nutupi kejahatan berjamaah dengan mengorbankan rakyat kecil, sangat tidak baik dan sangat kita sayangkan pernyataannya.

Dikatakannya, sesuai peraturan Perundang-Undang Republik Indonesia khususnya UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UUK”) beserta peraturan pelaksanaannya, PTPN I Langsa Aceh dinilai telah melanggar hukum dengan melakukan pemecatan sepihak terhadap buruh harian lepas yang telah bekerja dalam rentang waktu selama bertahun-tahun.

Buktinya, menjelang lebaran 1439 H, jangankan memberi mereka THR, ratusan Buruh Harian Lepas perusahaan tersebut malah “tega” di pecat secara sepihak dengan alasan efesiensi atau alasan pembenar lainnya.

Apa yang anda bicarakan di Media itu bohong tidak sesuai dengan fakta lapangan coba Pak Yantri cek kelapangan di Kebun Baru dan Kebun Lama atau beberapa kebun lainnya apakah ada atau tidak tenaga BHL itu tidak bekerja seperti sebelumnya tanya Zubir lagi.

Tim kuasa hukum YARA Aceh memperlihatkan dokumen tenaga kerja BHL yang di berhentikan oleh pihak PTPN I Langsa.

Unsur sudah terpenuhi semua kita siapkan berkas segera kita laporkan ke Polda Aceh jelas Zubir yang juga tokoh Aceh Timur.

Pernyataan Yantri Bakti Pitra, yang dimuat oleh beberapa Media Online.

Media Realitas juga Kamis (14/6/2018) menerima bantahan dari Manajemen PTPN I Tidak Benar Memberhentikan KHL Panen

Langsa, 12 Juni 2018

Terkat pemberitaan di Media Online,
Mediarealitas.com dan Afnews .co.id
Tanggal 11 Juni 2018 Ratusan Buruh KHL
Panen di PTPN I Langsa di Pecat menjelang
Hari Raya Idul Fitri Tanpa Tenggang Rasa

Dalam hal ini Manajemen PTPN I melalui Humas, Protokoler dan Portal BUMN (Yantri Bakti Putra) menjelaskan tidak benar ratusan karyawan KHL Panen PTPN I jelang Idul Fitri Dipecat, hal ini hanya miskomunikasi saja, ungkap Yantri Bakti Putra, sebenarnya mereka tidak diberhentikan hanya dialihkan sementara pekerjaannya yang biasanya mereka sebagai tenaga KHL Panen menjadi KHL Pemeliharaan, Memupuk dan lain-lain.

Yantri juga menjelaskan sehubungan dengan penurunan produksi TBS beberapa bulan terakhir dan juga kemarau yang sangat berpengaruh terhadap kematangan TBS di pokok, dalam rangka peningkatan mutu TBS yang dipanen, maka manajemen memandang perlu untuk melakukan penataan kembali dan rasionalisasi penggunaan tenaga kerja dilapangan terutama tenaga panen dan pemeliharaan tanaman.

Salah satunya adalah dengan melakukan perubahan sistem dan kavel panen dari 6/7 menjadi 8/10, dengan diberlakukannya sistim baru ini, maka dibeberapa kebun terjadi kelebihan tenaga panen, atas kelebihan tenaga pemanen tersebut, manajemen perusahaan tidak melakukan pemberhentian/pemecatan, tetapi difungsikan ke pos-pos pekerjaan lain seperti tunasan, pemeliharaan dan pemupukan hal ini sudah dilaksanakan sejak bulan Juni.

Kondisi ini juga akan di evaluasi dan ditinjau kembali sesuai dengan produktivitas TBS dilapangan, pada saat panen puncak dimungkinkan tenaga tersebut dipekerjakan kembali sebagai tenaga pemanen dilapangan.

Pengalihan tenaga kerja itu sifatnya sementara dan merupakan program dari penataan tenaga kerja panen yang berlebih.

Hal ini sudah disampaikan oleh manajemen kebun kepada karyawan dimaksud, agar tidak terjadi salah pengertian/kesalah pahaman.

Pada kesempatan ini kami tegaskan bahwa manajemen PTPN I tidak melakukan pemberhentian tenaga kerja, melainkan proses pengalihan tenaga kerja ke pos pekerjaan lain dalam rangka pemetaan kembali penggunaan tenaga kerja.

Pemanen yang berlebih dan diisukan diberhentikan tersebut, masih dipekerjakan di PTPN I pungkas Yantri Bakti Putra (Humas N I).
(Red)

Subscribe

MEDIA REALITAS