31319 KALI DIBACA

Yara Minta Bupati Aceh Timur Terapkan UMR Bagi Petugas Kebersihan

Yara Minta Bupati Aceh Timur Terapkan UMR Bagi Petugas Kebersihan
Ketua YARA Aceh Safaruddin

Aceh Timur I Media Realitas-Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Safaruddin,  meminta Bupati Aceh Timur untuk membayar gaji tenaga kebersihan sesuai dengan Penetapan UMP Aceh Tahun 2017 itu dituangkan Gubernur Aceh dalam SK Nomor 72 Tahun 2016 yang ditandatangani dr Zaini Abdullah pada 27 Oktober 2016. SK tersebut pun sudah diundangkan di Banda Aceh oleh Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, tanggal 28 Oktober 2016 pada Berita Daerah Aceh Tahun 2016 Nomor 74, karena saat ini Pemkab Aceh Timur hanya membayar gaji tenaga kerja kebersihan hanya Rp 500 ribu per bulan, nilai ini sangat jauh dari kelayakan dari berbagai aspek.

Dengan gaji sebesar itu kami menilai Pemkab Aceh Timut tidak memposisikan Tenaga kebersihan sebagai ujung tombak dalam menciptakan lingkungan yang bersih  dan sehat, ujar Safaruddin kepada sejumlah wartawan Selasa (22/8).

” Padahal dua hari saja sampah jika tidak diangkut akan menimbulkan bau dan menimbulkan penyakit bagi lingkungan disekitarnya, Kami melakukan investigasi dengan ikut mengangkat beberapa bak Sampah di Kecamatan Julok sambil berdiskusi dengan Petugas Kebersihan di Kecamatan Julok, Aceh Timur. salah satu Petugas Kebersihan yang tidak ingin di sebut namanya karena khawatir akan berdampak pada pekerjaannya menerangkan jika gaji mereka Rp 500/bulan sudah berjalan selama 5 tahun.

“Jika di katakan cukup tentu saja tidak, untuk uang belanja saja tidak mencukupi,”kata petugas kebersihan, belum lagi dengan biaya sekolah anak anak” terangnya pada Muzakir dari tim investigasi YARA.

Ketua YARA Aceh Safaruddin Mengangkat sampah bersama petugas kebersihan , selasa (22/8)

Safaruddin juga menghimbau kepada DPRK Aceh Timur agar memperjuangkan Gaji yang layak kepada petugas kebersihan,  bukan Pekerjaan yang mudah menjadi petugas Kebersihan, “Kami baru beberapa meter ikut dan mengangkat beberapa bak sampah, dan ternyata sangat berat menjadi Petugas Kebersihan.

Sungguh mulia pekerjaan mereka, tidak semua orang akan sanggup menjadi Petugas Kebersihan yang berjibaku dengan berbagai Sampah dengan bau dan ancaman berbagai penyakit dari sampah yang di angkut, ujar Saffar.

Safar sangat berterimakasih terhadap Petugas Kebersihan dimanapun,  tanpa mereka kita tidak akan menikmati lingkungan yang bersih dan sehat, tapi alangkah sedihnya nasib mereka yang mulia ini jika tidak dihargai dengan gaji yang layak bagi kemanusiaan, karena upah yang layak merupakan hak asasi manusia yang di jamin oleh konstitusi,”tutupnya safaruddin.(red)

Subscribe

MEDIA REALITAS