49919 KALI DIBACA

Wartawan M24 di Binjai Diintai Kawanan Preman

Wartawan M24 di Binjai Diintai Kawanan Preman

example banner

Medan | mediarealitas
Pernah disekap di gudang pupuk oplosan Ali Opek (AO), karir jurnalistik Bambang Suhandoko (28) kembali berlumur darah jelang dini hari tadi (5/7). Kali ini lebih sadis.

Wartawan sebuah harian terbitan Medan itu dibacok 2 pria misterius di Jl Kartini, Binjai. Disaksikan sejumlah warga, peristiwa pembacokan itu
terjadi pukul 11 malam. Penyerangan digelar dengan tempo cepat. Hitungan detik. Mengendarai motor Vixion dengan plat Nopol dimodifikasi gelap, 2 pengendara berhelm memepet langkah Bambang saat berjalan menuju mobilnya yang parkir di tepi jalan itu. Cress!!

Lajang baru tunangan itu kontan roboh berlumur darah saat punggungnya dibacok. Sejumlah saksi mata di lokasi peristiwa menyebut, penyerang bersenjatakan klewang. Bambang dibacok oleh pria yang dibonceng pengendara Vixion putih  itu. Usai menebas klewang panjangnya di punggung Bambang, duo penyerang langsung tancap gas.

“Mereka menyerang tanpa berkata-kata,” ujar Bambang sambil menahan sakit di sela sejumlah teman melarikannya ke rumah sakit tak jauh dari lokasi peristiwa. Luka bacok di punggungnya ditemukan sepanjang 20 Cm. “(Mereka) kabur ke arah Lapangan Merdeka (Binjai),” sambungnya terbata pada M24 lewat telepon.

Hingga dini hari tadi, saat peristiwa ini resmi dilapor ke Polres Binjai, polisi belum berhasil mengidentifikasi sosok 2 penyerang itu. Hasil penelusuran M24 menyebut, sebelum dibacok, gerak-gerik Bambang disyaki telah diintai kawanan itu. Motifnya? Belum diketahui.

Kabar yang beredar di kalangan wartawan di Binjai menyebut, petaka Bambang ditengarai berlatar tak jauh beda seperti nahasnya di Sabtu sore 21 Juli, 3 tahun lalu. 2012 itu, sekawanan preman menculiknya seusai melaksanakan salat Ashar di Masjid Agung, Binjai. Dari situ, dia lalu disekap di gudang pupuk oplosan Ali Opek, Jl Soekarno Hatta Km 18, Binjai.

Saat itu, Bambang memang gencar memberitakan aksi sindikat Narkoba di kota rambutan. Seiring aksi premanisme kini kembali dialami Bambang, beberapa wartawan di Binjai -termasuk jurnalis koran ini- juga mengaku diancam sekelompok orang tak dikenal. “Rumah saya sejak 2 hari lalu terus diintai beberapa orang tak dikenal,” kata wartawan M24 di Binjai. (tim)

Subscribe

MEDIA REALITAS