45119 KALI DIBACA

Wakil Walikota Medan buka puasa bersama dengan masyarakat Medan Deli

Wakil Walikota Medan buka puasa bersama dengan masyarakat  Medan Deli
Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi berbuka puasa bersama dengan masyarakat Kec.Medan Deli dimasjid Jamik Al-Falah, Jl. Platina III, Kel. Titi Papan, Kec.Medan Deli, Rabu (15/6) petang.

mediarealitas | Medan

 

Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi berbuka puasa bersama dengan masyarakat Kec.Medan Deli dimasjid Jamik Al-Falah, Jl. Platina III, Kel. Titi Papan, Kec.Medan Deli, Rabu (15/6) petang. Kehadiran Wakil Walikota beserta rombongan disambut hangat oleh seratusan masyarakat Medan Deli yang sejak sore telah menunggu di halaman masjid Jamik. Selain berbuka puasa bersama, kegiatan safari ramadhan ini juga di isi dengan taushiah dan sholat magrib berjamaah.

        Tampak hadir dalam safari ramadhan ini Anggota DPRD Kota Medan Mulia Asri Rambe,SH, sejumlah pimpinan SKPD dijajaran Pemko Medan diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Drg.Hj.Usma Polita Nasution, Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan
Khairul Syahnan, ST,MAP, Kabag Agama dan Pendidikan Kota Medan Drs Ilyas, Camat Medan Deli Ferry Suhery S.Sos, Ketua BKM Masjid Jamik Al-Falah Samijo, Al-Ustad Drs Hamdan Yazid MA, para alim ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kecamatan Medan Deli.

Dalam sambutanya Akhyar mengatakan, kehadirannya beserta seluruh rombongan safari ramadhan merupakan bagian dari program untuk meningkatkan tali silaturahmi, komunikasi serta koordinasi, terutama diantara Pemerintah Kota Medan, masyarakat dan segenap pemangku kepentingan kota. Untuk itulah, melalui kunjungan safari ramadhan ini diharapkan dapat semakin mengefektifkan dan mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan kota yang telah direncanakan.

      “Saya fikir, silaturahmi ramadhan ini merupakan salah satu wujud cerminan bahwa Medan adalah rumah kita, oleh sebab itu saran dan masukan serta ide-ide yang inovatif dari masyarakat sangat saya harapkan guna memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada, dan memajukan kota Medan secara bersama-sama,”kata Akhyar.

        Lebih lanjut Akhyar menjelaskan bahwa bulan suci ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan bagi seluruh umat muslim. Oleh sebab itu, mari jadikan ramadhan ini sebagai moment dan kesempatan untuk mengevaluasi sikap, prilaku serta kinerja selama ini untuk dijadikan pedoman dan acuan dalam memperbaiki diri, terutama hubungan kita terhadap Allah swt dan dan hubungan dengan sesama manusia.

        Selain itu, Akhyar juga berpendapat bahwa bulan ramadhan juga menjadi momentum untuk memperkuat dan meningkatkan partisipasi kita dalam pembangunan kota. Misalnya dalam rangka menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, memenuhi kewajiban perpajakan, pembangunan prasarana dan sarana lingkungan secara partisipatif, memelihara kerukunan umat beragama, menjaga ketentraman dan ketertiban, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika sosial yang terjadi di masyarakat.

          “Kita tahu bersama dari berbagai media, disejumlah wilayah di tanah air, cukup banyak terjadi kasus-kasus yang menarik perhatian kita, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, aksi premanisme dan lainnya, tentu kita tidak ingin kasus-kasus tersebut terjadi dikota kita, untuk itu saya menghimbau kepada Camat , Lurah, Kepling dan seluruh masyarakat agar semakin peka dan sensitif terhadap dinamika sosial yang terjadi dimasyarakat, yang mungkin dampat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,”ungkap Akhyar.

         Melalui Safari ramadhan ini, Pemko Medan juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar 40 juta rupiah untuk pembangunan masjid Jamik Al-Falah yang diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Medan kepada Ketua BKM Masjid Jamik Al-Falah. Tidak hanya itu saja, Pemko Medan juga menyerahkan santunan kepada 100 orang anak yatim yang berdomisili di Kec. Medan Deli.

Sebelumnya Ketua Badan Kenajiran masjid Jamik Al-Falah Samijo menjelaskan sejarah berdirinya masjid Jamik Al-Falah. dimana dahulunya Masjid Jamik ini merupakan musholah yang kecil. Seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan masyarakat diwilayah ini, maka masyarakat secara bergotong royong mulai membangun Masjid Jamik hingga berdiri seperti saat sekarang ini.

        “Masjid ini dibangun dari swadaya masyarakat secara bergotong royong, masyarakat ingin di wilayah ini terdapat masjid yang dapat menampung lebih banyak jamaah untuk beribadah,”ungkapnya.

           Tak lupa Melalui kesempatan ini Samijo mengucapkan terimakasih kepada Wakil Walikota Medan yang telah berkenan hadir di Masjid Jamik Al-Falah untuk berbuka puasa bersama dengan masyarakat.

” kehadiran bapak wakil walikota di Masjid ini menjadi suatu kehormatan bagi kami, apalagi bapak telah memberikan bantuan untuk kelanjutan pembangunan masjid ini, kami harap bapak selalu diberikan keberkahan dan kesehatan dari Allah swt,”ujar Samijo.

Sementara itu Al-Ustad Drs Hamdan Yazid,MA dalam taushiah singkatnya menyebutkan ada dua kebahagiaan yang akan dirasakan oleh orang yang berpuasa, yakni yang pertama tibanya waktu berbuka puasa, dan yang kedua bagi orang yang berpuasa akan melihat tuhannya di syurga kelak.

          “Seseorang yang berpuasa akan dibukakan pintu khusus baginya untuk menuju syurga dan bertemu langsung dengan Allah Swt,”jelas Hamdan.

Subscribe

MEDIA REALITAS