143419 KALI DIBACA

Usai diperiksa, Tersangka Narkoba Kabur Pecahin Jendela Kejari Abdya

Usai diperiksa, Tersangka Narkoba Kabur Pecahin Jendela Kejari Abdya
Pecahan kaca jendela bertaburan setelah tersangka kasus narkoba berhasil kabur dari ruang pemeriksaan tahap dua Kejari Abdya, Jum’at (5/1/2018) Foto: Media Realitas/Syahrizal

example banner

BLANGPIDIE | MEDIA REALITAS – Seorang Tersangka Kasus Narkoba jenis Ganja, Diki Juliandri (22) warga Desa Barat, Kecamatan Susoh,  Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil melarikan diri (kabur) usai menjalani pemeriksaan tahap dua oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya, Jum’at (5/1/2018) jelang siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Tersangka (Diki) menjalani pemeriksaan JPU setelah kasus tersebut dilimpahkan oleh Sat Narkoba Polres Abdya ke Kejari Abdya.  Tersangka tertangkap oleh polisi di belakang bangunan PAUD Desa Barat, Kecamatan Susoh pada tanggal 15 Oktober 2017 sekitar pukul 22.00 WIB karena kedapatan memiliki ganja kering seberat 3,26 gram.

Setelah melakukan pemeriksaan pada Diki,  JPU meminta pihak keamanan (Polisi) untuk mendatangkan tersangka Kasus Narkoba lainnya yang juga telah masuk tahap dua. “Begitu tersangka lain akan masuk ruangan, Diki lansung membenturkan kepalanya ke kaca jendela dan melompat keluar dari ruangan seterusnya kabur kearah perbukitan belakang kantor Kejari,” kata JPU Kejari Abdya, Darma Mustika SH kepada wartawan, Jum’at (5/1/2018).

Darma mengaku sempat memegang baju yang dikenakan tersangka. Akan tetapi tersangka melawan begitu kuat sehingga terlepas dan membuat salah satu jari tangan Darma luka terkena pecahan kaca.

Seketika itu juga, polisi yang berjaga lansung melepaskan tembakan peringatan. Tapi tersangka terus melarikan diri tak menghiraukan suara tembakan itu dan lansung hilang masuk kedalam semak belukar.

“Dengan sekuat tenaga saya memegang tersangka, akan tetapi tersangka sangat kuat melakukan perlawanan sehingga lansung berhasil kabur,” ungkap Darma yang juga menjabat sebagai Kasi Datun Kejari Abdya.

Padahal, tambah Darma, ketika tersangka sedang diperiksa ada beberapa Jaksa lainnya juga berada didalam ruangan termasuk pihak keamanan berjaga diluar ruangan bersama dengan sejumlah tersangka kasus narkoba lainnya yang pada hari itu juga akan diserahkan kepada pihak Kejari Abdya.

Tersangka ini, sambung Darma, akan dituntut dengan Pasal 111 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman 4-20 tahun penjara. “Setelah diperiksa, maka status tersangka menjadi tahanan jaksa selama 20 hari yang seterusnya akan menjalani proses persidangan di Tapaktuan,” demikian ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Abdya, Abdur Kadir SH MH melalui Kasi Pidum, Firmansyah Siregar SH mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian daerah setempat untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka. “Saat ini, Polisi sedang melakukan penyisiran kelokasi tempat tersangka melarikan diri,” ujarnya singkat. (Syahrizal)

Subscribe

MEDIA REALITAS