33519 KALI DIBACA

TPM Aceh Desak Presiden Usir Dubes Myanmar Terkait Pembantaian Umat Muslim

TPM Aceh Desak Presiden Usir Dubes Myanmar Terkait Pembantaian Umat Muslim

Banda Aceh I Media Realitas – Ketua Tim Pengacara Muslim (TPM)  Aceh, Safaruddin SH, mendesak Presiden Jokowi, mengusir Duta Besar dan seluruh Diplomat Myanmar dari Indonesia atas kejahatan kemanusiaan dan genosida yang dilakukan terhadap umat muslim Rohingya di Myanmar.

 

 

“Sebagai negara pancasila dan mendukung perdamaian Dunia, Pemerintah Indonesia tidak cukup hanya dengan himbauan ke Pemerintah Myanmar,” tegas Safar, Kamis (31/8).

 

 

Menurut Safar, kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Pemerintah Myanmar merupakan kejahatan luar biasa yang melukai umat muslim sedunia.

 

 

” Umat muslim di Indonesia sangat terluka dengan perbuatan Pemerintah Myanmar terhadap umat muslim Rohingya, ini kejahatan kemanusiaan yang sangat kejam, gambar dan video kekejaman dan penindasan yang beredar di media sosial telah membuat luka yang dalam bagi umat muslim di Indonesia,” ujar Safar.

 

 

Safar mengkhawatirkan, kekejian Pemerintah Myanmar dapat memicu gejolak sosial di Indonesia.

 

 

” Postingan media sosial terkait kejahatan kemanusian di Myanmar, seakan terjadi di depan mata kita, bahkan membangkitkan semangat jihad umat muslim atas penindasan umat muslim di Rohingya. Jangan sampai kemarahan umat muslim di Indonesia, kemudian melakukan aksi personal  tidak terarah dan dapat memicu gesekan SARA di Indonesia” ketus Safar.

 

 

Safar berharap, Pemerintah Indonesia tegas menyikapi kekejaman Pemerintah Myanmar itu, sebab kejahatan Pemerintah Myanmar telah berkembang sebagai isu sensitif di Indonesia akhir -akhir ini,

 

 

” Ini perlu menjadi perhatian penting bagi pemerintah Indonesia, sebab dalam pemberitaan media dan sosmed, kekejaman dan kebiadaban terhadap Muslim Rohingya juga dilakoni umat Budha disana, yang di dukung pemerintah. Karena ini sudah menyangkut umat, maka akan sensitif bagi kerukunan umat beragama di Indonesia,  apalagi di Indonesia juga banyak umat Budha yang tidak sepakat dengan tindakan umat Budha dan Pemerintah Myanmar,” tegasnya.

 

 

Safar menjelaskan, kejahatan kemanusiaan ini menyangkut nasib umat beragama secara universal, maka juga akan berdampak pada Indonesia.Dia melanjutkan, dengan adanya tekanan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Myanmar dan umat Budha di Myanmar bisa menghentikan kejahatan genosida Muslim Myanmar.

 

 

Tak hanya itu, Safar juga menuntut pemerintah indonesia memprotes badan dunia untuk mencabut nobel perdamaian yang disandang pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi.

 

 

” Kami juga meminta Pemerintah Indonesia agar menyurati panitia nobel, untuk mecabut penghargaan nobel perdamaian yang disandang Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi,  yang tidak mampu mengentikan pembantaian umat muslim Rohingya” ketus Safar.(red)

Subscribe

MEDIA REALITAS