73519 KALI DIBACA

TP4D Kejari Didesak Tanggapi Kasus DD Paya Barat

TP4D Kejari Didesak Tanggapi Kasus DD Paya Barat

Bireuen I Realitas – Tim Pengawal dan Pengamanan Pembangunan Pemerintahan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari), didesak menyikapi kisruh dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Gampong Paya Barat, Kecamatan Peudada yang digelapkan oleh oknum keuchik. Kasus itu, kini sedang ditangani pihak Inspektorat.

Meski terungkap, oknum keuchik menjarah dana desa untuk kepentingan pribadi, serta dibagi-bagi kepada Polisi, Jaksa, Camat, Auditor Inspektorat dan Oknum Wartawan.

Namun, tak ada satupun instrumen penegak hukum yang mau merespon persoalan itu.

Termasuk TP4D yang berperan mengawal dan mengamankan proses kegiatan pengelolaan dana desa.

Peutua Tuha Phuet Gampong Paya Barat, M Nasir kepada Media Realitas Sabtu (19/5/2018) mengaku, sudah kerap melaporkan dugaan penyimpangan dana desa ke tingkat Kabupaten.

Termasuk, ke Kejari Bireuen tapi belum ditanggapi.

Malahan, jaksa terkesan enggan menangani masalah itu, walau sudah tahu persis skandal yang terus disoroti media masa ini.

Baik langsung maupun lewat berita yang intens mencuat ke publik, melalui media ini sejak beberapa bulan terakhir.

“Setelah turun tim inspektorat, ada temuan dugaan penyimpangan dana yang tak mampu dipertanggung jawabkan oleh keuchik.

Kami minta TP4D jangan tutup mata, atau main mata dengan persoalan dana desa ini,” ujar M Nasir.

Dia meminta, pihak kejaksaan selaku penegak hukum, merespon kondisi ini secara bijak.

Bukan hanya sebatas menindak keuchik, karena melakukan perbuatan melawan hukum saja, tetapi memberi saran dan solusi untuk penyelesaian sengketa tersebut.

Sehingga, ketimpangan yang terjadi sejak TA 2015-2017 (tiga tahun), tidak terulangi lagi dan proses pembangunan di desa itu, dimasa mendatang dapat berjalan sesuai aturan.

Ketua TP4D yang juga Kasi Intel Kejari Bireuen, Fakhri SH saat dikonfirmasi mengaku, kita tunggu hasi pemeriksaan ekspetorat. ( M Reza )

Subscribe

MEDIA REALITAS