178019 KALI DIBACA

Tinjau Pelayanan Rumah Sakit, Tim Survey Datangi Abdya

Tinjau Pelayanan Rumah Sakit, Tim Survey Datangi Abdya
Wakil Bupati Abdya Muslizar MT menyambut kedatangan tim Survey KARS di RSUTP Abdya, Kamis (28/12). Foto: Media Realitas/Syahrizal

Blangpidie, Media Realitas-Tim Survey Rumah Sakit dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Jakarta turun ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk melakukan evaluasi atas Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) dalam rangka Akreditasi Versi 2012 yang berlangsung selama tiga hari (28-30/12/2017).

Rombongan tim Survey yang diketuai Dr dr H Djoko Trihadi L Subagyo, Sp PD FCCP bersama anggota, dr Hasnanda Syawalina Mkes (Manajemen) dan Ns Elis Puji Utami SKep MPH (Keperawatan), Kamis (28/12), disambut Wakil Bupati Abdya Muslizar MT didampingi Ketua DPRK Zaman Akli, Kepala Dinas Kesehatan, Anwar Daud dan Ketua Akreditasi RSUTP dr Suherdi SpPD, Direktur RSUTP dr Adi Arulan Munda bersama jajaran Manajemen lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati, Muslizar MT mengatakan, RSUTP Abdya merupakan salah satu rumah sakit kebanggaan di kabupaten setempat dan terus dikembangkan untuk menjadi yang terbaik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Harapan kita kedepan, setelah akreditasi ini berubah dari C ke B, maka tanggung jawab akreditasi bukan pada rumah sakit saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, masyarakat wajib mematuhi aturan yang berlaku dirumah sakit. Kalau tidak maka status rumah sakit ini akan menjadi milik swasta,” tutur Muslizar.

Untuk itu, Muslizar memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk berjaga areal Rumah Sakit agar bebas dari asap rokok dan terjaga kebersihannya.

“Kita menginginkan rumah sakit ini benar-benar bersih dan terhindar dari asap rokok. Jadi bagi warga atau pengunjung yang menghisap rokok dipekarangan rumah sakit agar diarahkan merokok diluar pekarangan dan pagar rumah sakit,” demikian ujar Muslizar kepada Satpol PP didampingi Kasatpol PP dan WH Abdya Riad SE.

Informasi yang diterima melalui dr Suherdi SpPD, kebutuhan alat kesehatan yang paling mendesak di rumah sakit milik pemerintah Abdya ini adalah alat laboraterium enzim jantung yang sejak beberapa tahun lalu diupayakan tapi belum tercapai. “Kita berharap kedepan alat itu akan ada di Abdya,” ungkapnya.
Menurut dr Edo (sapaan akrap dr Suherdi), alasan yang paling mendasar dan menjadi motivasi untuk pengadaan alat laboraterium enzim jantung itu, RSUTP tidak saja hanya melayani warga Abdya, tetapi juga melayani warga yang berada dari kabupaten tetangga lainnya yakni sebagian wilayah Nagan Raya dan Aceh Selatan.

Maka dari itu, kedatangan tim Survey akreditasi sangat menggembirakan bagi manajemen RSUTP Abdya. Dimana, rumah sakit ini juga akan terus meningkatkan pelayanan medis dan keperawatannya.

“Kami baru mempersiapkan segala sesuatunya dan kami yakin pasti belumlah sempurna seperti yang diharapkan, namun karena kami punya satu tekad dan mendapat dukungan sepenuhnya dari Pemkab Abdya dan kami akan berupaya semaksimal mungkin,” demikian ujarnya. (Syahrizal).

Subscribe

MEDIA REALITAS