239619 KALI DIBACA

Tim Sat Reskrim Polres Deli Serdang Tangkap Oknum Yang di Duga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Banda Aceh

Tim Sat Reskrim Polres Deli Serdang Tangkap Oknum Yang di Duga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Banda Aceh

MEDAN I MEDIA REALITAS – Tim Sat Reskrim Polres Deli Serdang Sumatera Utara, hari ini Rabu (10/1/18) sekira pukul 17.30 wib di Bandara Kuala Namu telah dilakukan penangkapan oleh Personil Sat Reskrim Polres Deli Serdang terhadap an : IWAN MAULANA yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan yang terjadi pada hari Senin (08/1/18) sekira pukul 22.10 wib di Jl.Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh.

Tjisun (korban) telah ditemukan 3 org mayat (sekeluarga). Korban pembunuhan sebanyak 3 (tiga) orang,  Nama : MINARNI, Umur, 40tahun, Pekerjaan IRT, Alamat: gudang barang grosir jln Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh.

CALLIETOS NG , Umur: 8 tahun Alamat : gudang barang grosir jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh dan Nama: TJISUN, Umur: 45 thn, Pekerjaan swasta , Alamat: gudang barang grosir jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh.


Sebuah sumber yang berhasil di himpun media ini Rabu (10/1/2018) Personil gabungan dari Subdit III Jatanras Yang dipimpin oleh Kasubdit III AKBP MARINGAN SIMANJUNTAK, SH, M.Hum, Polres Deli Serdang dan Protokoler Polda Sumut Atas Nama Aiptu Jumali telah melakukan penangkapan terhadap 1 orang laki-laki yang diduga tersangka Kasus Pembunuhan tempat kejadian perkara di Wilkum Polda NAD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 yo 338 KUHP.

Sebelumnya diberitakan media ini , Pembunuhan satu keluarga yang terjadinya Pada hari Senin tanggal 8 januari 2018 sekira pukul 22.10 wib bertempat di dalam salah satu ruko distrobutor jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh milik an. Tjisun (korban) telah ditemukan 3 org mayat (sekeluarga) gegerkan ibukota Banda Aceh.

Sumber media ini menyebutkan pada hari senin tanggal 8 januari 2018 sekira pukul 20.30 wib keluarga korban yg berada di medan menelpon tetangga korban (saksi) an. Eka, umur 34 tahun, IRT, jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh, menanyakan ” kenapa hand phon korban 4 hari tidak dapat dihubungi (tidak aktif)” dan seudari  eka menjawab tidak tahu, selanjutnya keluarga korban meminta  Eka mengecek rumah korban. 

Sekira pukul 20. 45 wib saudari Eka beserta suami melapor ke kadus Lr. 3 gp. Mulia, dikarnakan rumah korban tertutup rapat, selanjutnya pak kadus melapor ke Polsek Kuta Alam guna memastikan keadaan rumah korban.

Sekira pukul 22.10 wib Kapolresta, Kasat Reskrim beserta anggota, kasat Intel beserta anggota dan Kapolsek kuta alam beserta anggota mengecek langsung ke tempat kejadian perkara dan membuka paksa pintu rumah korban dan melihat kondisi tempat kejadian perkara berantakan dan lantai bersimbah darah dan terdapat 3 mayat dengan identitas antara lain, MINARNI , Umur: 40tahun , Pekerjaan IRT , Alamat gudang barang grosir jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan  Kuta alam Banda Aceh.

Sumber lain dan kronologis yang berhasil di himpun media ini juga menyebut kan Kondisi mayat posisi di ruang tengah dengan kondisi mayat telanjang bulat dan luka bekas di cekikan.

Korban ke dua Nama: CALLIETOS NG , Umur: 8 tahun, Pekerjaan siswa , Alamat : gudang barang grosir jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh , Kondisi mayat posisi diruang tengah dengan kondisi kepala terpisah dengan badan diduga bekas bacokan.

Dan korban yang ke tiga Nama: TJISUN, Umur: 45 thn, Pekerjaan swasta , Alamat: gudang barang grosir jl. Panglima Polem Ujung Gp. Mulia Kecamatan Kuta alam Banda Aceh , Kondisi mayat posisi di kamar mandi dengan kondisi terlungkup dan kepala hampir putus diduga bekas bacokan.

Sumber yang berhasil dihimpun Sekira pukul 03.14 wib ke 3 mayat tersebut di evakuasi dan dibawa kerumah sakit Zainal Abidin untuk dilakukan otopsi lebih lanjut.

Saat ini personil Polresta Banda Aceh masih melakukan proses penyidikan. Ketiga mayat tersebut sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Zainal Abidin untuk dilakukan otopsi lebih lanjut. 

Media ini belum mendapatkan keterangan resmi baik dari pihak kepolisian maupun dari pihak keluraga korban dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kuta Alam Banda Aceh.(RED)

Subscribe

MEDIA REALITAS