97319 KALI DIBACA

Tim Saber Tangkap Pungli di Kantor Camat Ingin Jaya Aceh Besar

Tim Saber Tangkap Pungli di Kantor Camat Ingin Jaya Aceh Besar

Aceh besar I Media Realitas -tim Saber dari Polres Aceh besar Selasa tgl 30 Mei 2017 Sekira Pukul 09.30 yang dipimpin oleh Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres Aceh Besar ( Kasubsatgas deteksi dan Kasubsatgas Gakkum Satgas Saber Pungli Kab. Aceh Besar) telah melakukan.

“TANGKAP TANGAN” terhadap seorang laki-laki an. IKRAM (41 tahun) terkait pungutan liar Dana Gampong.

Pada waktu penangkapan , pelaku sedang bertransaksi dengan Bendahara Desa Dham Pulo Kec. Ingin Jaya Kab Aceh Besar an. DARMI YUNUS, “ujar sebuah sumber kepada media ini.

“Ikram merupakan Karyawan Kantor Camat Desa Lamgeeu Kec.Peukan Bada kab. Aceh Besar.

Kasi PMMG (Pemberdayaan MasMukim Gampong) Kec.Ingin Jaya Kab. Aceh Besar.

Bendahara Desa Dham Pulo, Darmi Yunus 37 tahun Gampong Dham Pulo Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Identitas Saksi Nurfia 47TahunDusun Cot Sarung Desa Ujung Blang, Lampeneurut Kec Darul Imarah Pendamping Desa.

Adapun BB yg disita Satu Kotak / Kardus berisi Berkas dokument Dan Gampong Uang pecahan Rp.50.000,- se bnyak Rp. 14.000.000,- 2 (dua) Unit Hp Android. 1 (satu) Unit Laptop. 1 (satu) lembar kwitansi Pemberian uang.

Pelaku Pungli sebagaimana tersebut diatas ditangkap berdasarkan infomasi masyarakat tentang adanya Pungutan Liar / pemotongan terhadap dana Gampong melalui bendahara Gampong pada saat pengembalian berkas pertanggungjawaban dana Gampong Tahun 2017.

Setelah dilakukan observasi dan Pengintaian oleh Tim Saber Pungli Aceh Besar, kemudian Tim langsung melakukan penangkapan terhadap sdr Ikram di kantor Camat Ingin Jaya.

Saat itu Pelaku mengakui telah mengeluarkan kwitansi kpd bendahara gampong, lalu menerima uang sebanyak
Rp 10.000.000 ,- dari bendahara Gampong selaku saksi korban.

Pelaku mengakui bhw Uang sebesar Rp. 10.000.000,- yg diterima dr tiap desa dilakukan atas permintaan Pelaku (Sdr. Ikram) sendiri tanpa ada dasar hukum dan menurut pengakuannya saat ditangkap uang tsb digunakan utk kepentingan pribadi ybs, seperti membayar kredit di BPRS, namun beliau tidak dapat menunjukan buktinya.

“Ikram juga menjelaskan bahwa beliau sudah melakukan transaksi sebanyak 10 desa, Selanjutnya keseluruhan BB serta Pelaku an. Ikram dibawa ke Polres Aceh Besar guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.(Red)

Subscribe

MEDIA REALITAS