Tim Dinas Pendidikan Nagan Raya Turun Ke Sekolah Untuk Tingkatkan Disiplin Guru - MEDIA REALITAS

22619 KALI DIBACA

Tim Dinas Pendidikan Nagan Raya Turun Ke Sekolah Untuk Tingkatkan Disiplin Guru

Tim Dinas Pendidikan Nagan Raya Turun Ke Sekolah Untuk Tingkatkan Disiplin Guru
Plt Kadis Pendidikan Bustami didampingi Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, Damharius, S.Pd (MJ)

Nagan Raya | Realitas – Untuk meningkatkan kedisiplinan guru, tim Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya turun ke sekolah, Rabu (7/11/2018).

Dalam kunjungan ke sekolah yang dilakukan secara bergilir bertujuan untuk dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten setempat.

Plt. Kadis Pendidikan, Bustami, S.Pd, Mpd kepada media ini menjelaskan setiap hari Senin dan Sabtu pihaknya selalu berkunjung kesekolah, untuk melihat langsung proses belajar mengajar di sekolah yang di tinjau tersebut.

“Kami setiap Senin mengujungi sekolah secara bergilir untuk mengikuti upacara bendera bersama siswa dan guru di sekolah dan dihari Sabtu juga kami sudah mulai datang ke sekolah untuk mengecek proses belajar mengajar di sekolah, ”kata Bustami yang turut didampingi Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, Damharius, S.Pd.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah mensosialisasikan ke sekolah-sekolah untuk memberlakukan absensi elektronik.

Hasilnya mulai terlihat disiplin guru semakin meningkat.

Yang menjadi kendala saat ini adalah kurangnya tenaga pengajar diwilayah itu seperti guru bidang studi, Matematika, Seni Budaya, PPKN, Bahasa Inggris, Bimbingan Konseling, dan Guru Olahraga.

Hal ini Dinas Pendidikan mengambil kebijakan untuk memberdayakan tenaga pendidik dari tenaga honorer.

Kepala sekolah juga bisa meminta bantuan guru bakti untuk membantu kekurangan tenaga guru di sekolah sehingga tujuan mencerdaskan anak bangsa bisa terwujud.

Hal yang sama juga terjadi kekurangan guru di salah satu Sekolah SMAN 2 Seunagan, di SMA ini juga masih minimnya guru seperti PPKN, Bahasa Inggris, Seni Budaya dan olah raga.

Walaupun kekurangan yang sangat di perlukan ini terpaksa membagikan belajar mengajar dan diambil dari guru sekolah lain.

“Hal ini terpaksa dilakukan penambahan guru untuk untuk dapat melakukan pelajaran yang kita butuhkan, kadang-kadang kita bagi jadwal mengajar, ”kata Zulkifli, Spd Kepala SMAN 2 Seunagan.

Zulkifli mengharapkan agar dapat membuka calon pengawai guru tersebut supaya kelancaran belajar mengajar dapat berjalan dan teratasi dengan baik.(MJ)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS