170219 KALI DIBACA

Tim BNN Langsa Kembali Ciduk Bandar Shabu Dalam Buku Rekening Pernah Transaksi Rp 1 Milyar.

Tim BNN Langsa Kembali Ciduk Bandar Shabu Dalam Buku Rekening Pernah Transaksi Rp 1 Milyar.

example banner

Langsa Aceh | Media Realitas-Tim dari BNN kota Langsa berhasil menangka oknum S ( 35) tahun Salah seorang warga Dusun Suka Mulai, Desa Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh.

Oknum yang diciduk diduga mengedarkan Narkotika Jaringan Langsa , Aceh Tamiang dan Sumatra Utara Kamis 14 Desember 2017.adapun shabu yang diedarkan tersangka ternyata dioplos dengan mengunakan gula batu dan garam ikan untuk mengelabui petugas dari BNN.

Denikian disampai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Aceh Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser, MH melalui Kepala BNN Kota Langsa AKBP Navri Yulenny, SH, MH yang didampingi Kasi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang AKP Rafi Darmawan, SE saat konferensi pers kepada sejumlah wartawan gedung BNN Kota Langsa Jumat (15/12).

Lebih lanjut Dikaakannya, terkait penangkapan pengedar narkotika jenis shabu di Jalan Cempaka nomor 62, BTN Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Jumat (15/12/2017) itu sudah diselidiki oleh BNNK Aceh Tamiang selama Satu Bulan yang lalu ujar Navri.

Navri lebih lanjut menjelaskan, Penangkapan berawal pada 14 Desember 2017 sekitar pukul 10.00 WIB, personil Seksi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang yang dipimpin langsung oleh Kasi Pemberantasan AKP Rafi Darmawan, SE mengikuti tersangka dari Kota Kuala Simpang sampai dengan menuju Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, kemudian melakukan koordinasi pada BNN Kota Langsa.

Setibanya di Kota Langsa, tersangka berputar-putar sebanyak 5 kali sebelum menuju rumah kontrakannya yang berada di Gampong Sungai Pauh, Langsa ujarnya.

Saat dilakukan penggerebekan, menurut Navri, Tim Gabungan menemukan sebuah wadah Pirek berisi narkotika jenis shabu yang diletakkan didalam kulkas seberat 334,44 Gram, 1 bungkus kecil narkotika jenis shabu seberat 27,54 Gram, bahan campuran berupa gula batu dan garam ikan sebut nya lagi.

Gula batu dan garam ikan digunakan tersangka untuk mengoplos shabu yang akan diedarkan, kepada pemakai ,terang Navri.

Menurut pengakuan tersangka, suami kedua Salmah berinisial M, saat ini berada di Lapas Narkotika Langsa dengan kasus shabu yang diringkus pihak Polres Aceh Tamiang pada tahun 2014 dengan barang bukti sebanyak 2 Kg dan divonis 14 tahun penjara.

Dalam buku tabungan tersangka juga terdapat transaksi yang sangat mencurigakan, disitu tercatat pernah melakukan transaksi uang sebesar 1 milyar rupiah, 300 juta rupiah dan 200 juta rupiah,” bebernya.

“Saat ini, tim dari BNN masih terus melakukan pengembangan dan mengusut hingga tuntas kasus pengedar narkotika jenis shabu ini,” jelas Navri lagi.( hai )

Subscribe

MEDIA REALITAS