147219 KALI DIBACA

Terlibat Penggelapan Dana Masjid, Geuchik Gampong Serambi Indah Bebas “Berkeliaran”

Terlibat Penggelapan Dana Masjid, Geuchik Gampong Serambi Indah Bebas “Berkeliaran”

Langsa Aceh I Media Realitas– Diduga terlibat penggelapan dana pembangunan Masjid senilai Rp 50 juta, Geuchik Gampong Serambi Indah Kecamatan Langsa Barat T.M Ridhasa, hingga kini masih bebas ‘berkeliaran’. Padahal yang bersangkutan  diduga sebagai pelaku utama kasus itu dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian Polres Langsa.

Berdasarkan keterangan yang di peroleh Wartawan, Gampong Serambi Indah Kecamatan Langsa Barat pada tahun 2014 memperoleh bantuan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Aceh sebesar Rp 50 juta yang diperuntukkan bagi pembangunan Masjid Al Muttaqin Gampong tersebut.  Dana itu diterima oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin Gampong Serambi Indah Arzanil Syahputra (46). Selanjutnya, Arzanil Syahputra bersama Bendahara Pembangunan Masjid Al Muttaqin bernama M.Fahrizal, melakukan penarikan uang milik Masjid itu yang disimpan di rekening bank Aceh untuk selanjutnya diserahkan kepada Geuchik Gampong Serambi Indah TM Ridhasa.

Menurut Arzanil, penarikan uang pembangunan Masjid  dilakukan atas perintah Geuchik TM Ridhasa dan uang sebesar Rp 50 juta tersebut kemudian berpindah tangan ke Geuchik dimaksud.

Sementara itu Arzanil dan M Fahrizal selaku Ketua dan Bendahara Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin, pasca menyerahkan uang bantuan pembangunan Masjid ke Geuchik TM Ridhasa, tidak mengetahui proses selanjutnya, sehingga perannya sebagai panitia pembangunan Masjid tidak bisa dilaksanakan.

Beberapa waktu kemudian, Geuchik Gampong Serambi Indah menyodorkan berberapa dokumen pembangunan Masjid yang telah selesai dikerjakan kepada Arzanil Syahputra untuk ditandatangani. Anehnya, Arzanil sendiri tidak mengetahui bahwa Pembangunan Masjid tersebut telah selesai dikerjakan, termasuk sumber dana nya dari mana.

Belakangan, Arzanil Syahputra diperiksa oleh pihak kepolisian  Polres Langsa dengan dugaan penggelapan dana bantuan Masjid Al Muttaqin Gampong Serambil Indah Kecamatan Langsa Barat sebesar Rp 50 juta. Tak hanya Arzanil, Bendahara Panitia Pembangunan Masjid tersebut M Fahrizal juga ikut diperiksa. Bahkan keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini dalam penahanan pihak Polres Langsa. Sedangkan Geuchik Gampong Serambi Indah TM Ridhasa, meski yang bersangkutan juga telah . menyandang status tersangka, namun tidak dilakukan penahanan dan malah bebas “berkeliaran” diluar.

Sementara itu Kuasa Hukum Arzanil Syahputra dari Acheh Legal Consult (ALC) Muslim A Gani SH kepada Wartawan, Selasa (29/8), menyatakan kecewa kepada penegak hukum tidak melakukan penahanan terhadap Geuchik Gampong Serambi Indah TM Ridhasa, selaku pelaku utama dalam perkara dugaan penggelapan dana masjid tersebut. “Ya kita kecewa aja penegak hukum kenapa klien kami yang ditahan, sedangkan pelaku utama nya dibiarkan bebas berkeliaran di luar,” demikian Muslim A Gani.(ZAL)

Subscribe

MEDIA REALITAS