63119 KALI DIBACA

Terkait Penggusuran Pelindo I, Komisi A DPRDSU Gelar RDP

Terkait Penggusuran Pelindo I, Komisi A DPRDSU Gelar RDP
DPRDSU dalam hal ini Komisi A saat menggelar RDP denan Pelindo I Belawan dan Masyarakat Gabion Belawan

mediarealitas | Medan

Terkait dengan penggusuran yang dilakukan Pelindo I Belawan terhadap masyarakat Gabion Belawan, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, menggelar Dengar Pendapat (RDP), Rabu (20/7) di gedung dewan.

RDP yang dipimpin  Sarma hutajulu, didampingi Richard Pandapotan Sidabutar,  Drs Anhar,  Asisten Pemereintahan Sekda Provsu, Pimpinan PT Pelindo I, Humas Pelindo, staff Kanwil BPN,  BPN Kota Medan , Camat Medan Belawan, sdr.Orlin edward silitonga.Pemko Medan Pemprovsu, dan perwakilan Kelompok Masyarakat Banteng Muda Belawan

Selaku pimpinan rapat Sarma Hutajulu mempertanyakan kepada Deputi Pelindo I persero Basuki, mengenai penggusuran ini untuk penataan dan pengembangan Belawan, untuk kita kembangkan biar lebih baik lagi, selama ini daerah sedikit kumuh kini kita perbaiki, misalkan Jalan kita perbaiki yang mana sumbangsih kami Kepada Masyarakat, Selama kedepan Belawan tertata berkembang di masa akan datang Itu alasan kami melakukan penggusuran, ujar Basuki.

Kemudian Ketua Sidang RDP Sarma Hutajulu dengan tegas menanyakan Politicalwill Pelindo kepada masrakat yang digusur ibarat kita buang sampah harus buat tempat dulu, kita buat dulu tanya sarma kepada pihak pelindo (yang tampak dalam sidang RDP itu sepertinya Pihak Pelindo tidak dapat menjawab pertanyaan Ketua Sidang Komisi A)

Kemudian dari belakang Manager Teknik Pelindo I Belawan Bernas Nababan  terpaksa maju kedepan untuk menjawab pertanyaan Ketua sidang Ditambahkannya  Kami melaksanakan tugas untuk pelebaran jalan bahwa kita akan menata pelebaran jalan.
penataan lapangan parkir, untuk melancarkan arus perekonomian Belawan terkait upaya Pelindo lakukan seperti ibu bilang kita membuat plank.
Kami hanya melaksanakan tugas, sampai sekarang keputusan dari perusahaan belum ada ganti rugi, ungkap Bernas dengan nada lantang.(19/07)

Beralih dari pihak pelindo kemudian Ketua Sarma hutajulu memberikan kesempatan berbicara kepada Orlin Edward Silitonga  yang menilai Disini Pelindo sebagai HPL(Hak Pengelolahan Lahan). HPL itu bukan sebagai Pemilik atau kepemilikan lahan, Hak yang diberikan Negara Kepada Pihak Kedua untuk mengelola lahan itu, yang dikelola pemerintah, Tegas Edward silitonga.

Perwakilan Warga Gabion Raya Belawan Korban penggusuran Pelindo Boru siahaan mengharapkan kepada semua pihak lebih kurang dari 100 keluarga kami masih terlantar belum ada dapat ganti rugi, dan kami mintakan kepada Bapak Pelindo agar kiranya dapat memberikan solusi kepada kami, memberikan tali kasih.

kami tidak bilang tempat itu kami punya, dengan memohon sepuluh jari kami meminta belas kasihan, tolong kami diperhatikan rakyat miskin, ini diatur dalam Undang-Undang yang mana rakyat miskin di pelihara oleh negara, jangan sampe kami tidur seperti dibawah kolong jembatan. Tengoklah tempat tinggal kami, sudah tak terceritakan lagi, tolonglah pak kami warga yang tidak mampu ini, Beber Boru siahaan  sembari menangis dalam RPD tersebut.(19/07)

Tokoh Masyrakat Gabion raya Belawan  Angkat bicara terkait masalah ini Sinaga menilai Nampaknya pelindo tidak dapat memberikan solusi kepada kami,
pelindo yang lalai dalam mengelola lahan, Kami yang menjadi korban Kebiadabannya harusnya  pelindo menyadari bahwa kami adalah manusia bukannya hewan, lihatlah tempat tinggal kami yang mau ditimbun pelindo sekarang, hancur masa depan kami, anak-anak kami, segalanya  bukankah ini benar- benar biadab dengan cara apa kami menyadarkan mereka(Pelindo), ungkap Sinaga ditempat terpisah.

diakhir sidang Ketua sidang RDP Sarma Hutajulu  menambahkan” kita juga menginginkan Pelindo maju tetapi cara-caranya juga harus berperikemanusiaan, Jangan cara-cara yang biadab, Toh uang negara, kalian buat untuk menggusur Masyarakar, itu juga modal Pelindo, Dari Bapak-Ibu ini juga, Imbuh sarma

Keputusan kami meminta Pihak Pelindo agar memberikan tali asih kepada masyarakat yang digusur, dan meminta Pemko Medan proaktiv memfasilitasi dan memediasi Antara masyarakat dengan Pelindo I terkait besarnya tali asih yang diberikan Serta  upaya-upaya yang lain, Tutup Sarma Hutajulu(Ariel)

Subscribe

MEDIA REALITAS