41619 KALI DIBACA

Tanpa Fraksi Demokrat DPRD MedanPembentukan Pansus Reklame Terancam Kandas 

Tanpa Fraksi Demokrat DPRD MedanPembentukan Pansus Reklame Terancam Kandas 
 
Medan | mediarealitas
Upaya penataan reklame dan memaksimalkan perolehan Pandapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Medan. Sejumlah anggota DPRD Medan, pada bulan lalu telah menggagasi pembentukan panitia khusus (Pansus) reklame. Namun, diisukan gagasan itu terancam kandas karena tidak direstui sejumlah anggota dewan termasuk dari Fraksi Demokrat yang tak satu pun memberikan persetujuan rencana dibentuknya pansus.
 
Menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan Ilhamsyah ketika ditanya wartawan Selasa (16/6) membantah pembentukan pansus reklame terancam kandas. Ilhamsyah yang termasuk penggagas pembentukan pansus mengakui jika Fraksinya sudah memberikan persetujuan. “Kita optimis pansus akan terbentuk. Untuk saat ini sudah ada 7 Fraksi yang menyetujui. Tidak betul kalau ada yang bilang rencana pembentukan pansus batal,” tegas Ilhamsyah seraya mengatakan kendatipun ada satu Fraksi yang tidak ikut memberikan persetujuan namun rencana pembentukan pansus akan tetap jalan.
 
Ditambahkan Ilhamsyah, saat ini pihaknya sedang menyusun program kinerja pansus ke depan. “Tujuan kita murni untuk menata reklame di kota amedan yang saat ini cukup memprihatiinkan. Selain itu memaksimalkan perolehan PAD yang pada atahun 2014 terbukti nihil”, terang Ilhamsyah.
   
Sementara itu, Ketua Fraksi Hanura DPRD Medan, Landen Marbun mengaku setuju untuk dibentuk pansus reklame. Menurut Landen, permasalahan reklame sudah sangat darurat dan perlu disiasati untuk menata kota Medan agar terhindar kesemrawutan wajah kota Medan sebagai metropolitan. Belum lagi banyaknya laporan warga terkait keberadaan reklame di Kota Medan yang diduga menyalah. “Ini yang akan coba kita telusuri. Kita ingin Medan memiliki aturan yang jelas soal reklame tidak, seperti sekarang ini Medan sudah sangat sesak sementara kontribusi ke PAD minim,” jelas Laden.
 
Sama halnya dengan Ketua Fraksi Persatuan Nasional (Panas) DPRD Medan Deni Maulana Lubis menyebutkan sangat setuju pembentukan pansus reklame. Deni menilai permasalahan reklame di Kota Medan terkesan misterius. Dimana  reklame semakin menjamur namun PAD sangat minim bahkan nihil pada tahun 2014.
 
Pada hal kata politisi Nasdem ini, kota Medan sebagai kota Metropolitan pasti diincar berbagai produk untuk memasang reklame, tentu hal itu harus disambut baik. Untuk itu para pebisnis harus mendapat jaminan payung hukum yang jelas.(LR)

 

Subscribe

MEDIA REALITAS