60219 KALI DIBACA

Seorang Bocah di Abdya Meninggal Tenggelam di Sungai

Seorang Bocah di Abdya Meninggal Tenggelam di Sungai
Lokasi Irigasi tempat bocah tenggelam di Dusun Alue Badek, Desa Cot Manee, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Abdya. Foto: Syahrizal/Media Realitas

example banner

Blangpidie, Media Realitas- Seorang bocah berinisial Ra (6) warga Desa Cot Manee, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan tidak bernyawa akibat tenggelam didasar sungai ketika sedang asik berenang bersama teman-temannya di lokasi Irigasi, Dusun Alue Badek, wilayah desa setempat, Kamis (14/12/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Warga yang mengetahui kejadian itu, lansung melompat kelokasi sungai untuk mencari korban. Berhubung air sedikit keruh, maka proses pencarian membutuhkan waktu beberapa menit.

“Kami menemukan korban masih dilokasi itu juga, tepatnya dibawah kolong tanggul irigasi yang kedalamannya mencapai satu meter,” kata salah satu warga setempat.

Warga yang enggan disebutkan namanya itu, mengaku sangat terkejut saat salah satu bocah meminta pertolongan. Menurut informasi, korban melompat kedalam sungai dan dengan seketika tidak muncul kembali ke permukaan. “Karena tidak muncul kepermukaan, rekan korban lansung meminta pertolongan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin yang dihubungi wartawan, membenarkan tentang kejadian itu. Bahkan pihaknya sedang mempersiapkan bantuan masa panik bersama dengan Dinas Sosial setempat.

“Kami mendapatkan laporan setelah warga berhasil mengevakuasi korban tersangkut didasar sungai. Saat ini kita akan meluncur ke rumah duka untuk melihat korban,” ungkapnya.

Kata Amir, lokasi irigasi yang kerap digunakan warga untuk mengairi air kedalam sawah itu memang sudah tergolong lama dibangun. Beberapa sisi bangunan sudah nampak rusak, termasuk sejumlah tanggul beronjong juga sudah mulai rontok.

“Jadi memang sangat berbahaya, kalau anak seumuran korban mandi dilokasi itu apalagi tanpa pengawasan orang dewasa. Untuk itu, kami meminta kepada warga setempat untuk selalu waspada, apalagi saat ini sedang dalam musim penghujan yang kemungkinan debit air akan bertambah secara tiba-tiba,” ujar Amir.

Amir menambahkan, setelah ditemukan, warga lansung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya untuk diperiksa secara intensif. Akan tetapi nyawa korban juga tidak dapat tertolong karena sudah lama tenggelam didasar sungai.

“Untuk saat ini jasad korban sudah di kebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat,” demikian tuturnya. (R-Zal).

Subscribe

MEDIA REALITAS