40819 KALI DIBACA

Sekeluarga Dibakar Kartel Narkoba, BNN: Sadis! Mirip di Meksiko

Sekeluarga Dibakar Kartel Narkoba, BNN: Sadis! Mirip di Meksiko

Makassar | Realitas- Satu keluarga di Makassar, Sulsel, dibakar di dalam rumahnya karena terkait utang-piutang narkoba. Enam orang tewas. BNN menyebut tindakan ini sangat sadis dan mirip perilaku kartel di Kolombia dan Meksiko.

“Ini sangat sadis, mirip seperti kartel di Meksiko dan Kolombia,” kata Kabid Pencegahan BNN Sulsel Jamaluddin saat berbincang, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, kartel-kartel ini tidak segan membunuh dan membakar korbannya jika permintaan mereka tidak dituruti.

“Mereka tidak memperhitungkan efek kepada warga sekitar mereka,” ujarnya.

Malah, secara pribadi, Jamaluddin menginginkan para pelaku ditembak mati saja untuk memberi peringatan dan efek jera kepada para kartel narkoba.

Ditambahkannya, khusus di wilayah Sulsel belum diketahui adanya kartel besar terkait peredaran narkoba.

“Diselesaikan saja (ditembak mati saja). Sulsel ini sudah masuk kategori darurat narkoba,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Daeng Ampuh (napi narkoba) berniat membunuh Fahril. Sebab Fahril memiliki utang penjualan narkoba ke Daeng Ampuh. Daeng lalu menyuruh anak buahnya menghabisi nyawa Fahril.

Ini Cerita Si Ayah
Pembakaran rumah di Jalan Tinumbu Lorong 166b, Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan menewaskan 6 orang. Pembakaran ini terkait dengan utang piutang narkoba salah seorang keluarga di rumah itu.

Fahril (24) memiliki utang pembayaran narkoba dengan geng Daeng Ampuh. Daeng sedang meringkuk di dalam LP Makassar. Sebelum rumah itu dibakar, ayah Fahril, Amir, mengaku didatangi oleh sejumlah orang yang mencari anaknya untuk menangih utang.

“Sempat datang mencari anak saya untuk menagih utang. Saya tanya utang apa? Dia tidak mau kasih tahu. Mau saya bayar juga dia tidak mau. Maunya ketemu sama anakku,” kata Amir saat dikonfirmasi, (Senin 13/8/2018).

Amir menceritakan rumahnya terbakar begitu cepat dan merembet ke rumah warga yang lain. Padahal, api berasal dari tembok luar rumah.

“Apinya saat itu dari tembok di luar tembok itu. Saya heran kenapa begitu cepat menyebar ke rumah lain dan membesar? Padahal api dari luar tembok,” jelas Amir.

Sekeluarga Dibakar Kartel Narkoba di Makassar, Ini Cerita Si Ayah

“Mungkin seperti itu ada yang sengaja membakar. Tapi kita serahkan ke polisi untuk menyelidiki karena sudah ada labfor juga,” jelasnya.

Terkait dengan adanya permasalahan utang piutang dari salah seorang keluarganya, Amir membenarkan hal tersebut. Menurutnya saat itu datang seorang menagih utang sebanyak Rp 1,6 juta dan ingin menemui anaknya.

“Kalau tidak salah utangnya katanya Rp 1,6 juta. Saya mau bayarkan, ini orang tidak mau,” terangnya.(red/dc)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS