Sejumlah Kombatan GAM Daerah II Simpang Ulim Minta Wali Nanggroe Angkat Kaki Dari Aceh - MEDIA REALITAS

4900019 KALI DIBACA

Sejumlah Kombatan GAM Daerah II Simpang Ulim Minta Wali Nanggroe Angkat Kaki Dari Aceh

Sejumlah Kombatan GAM Daerah II Simpang Ulim Minta Wali Nanggroe Angkat Kaki Dari Aceh

Simpang Ulim – Aceh Timur I Realitas – Sejumlah Kombatan GAM Daerah ll Simpang Ulim, meminta Wali Nanggroe Malek Mahmud, Muzakir Manaf, Sofyan Daod dan semua kroni kroninya, angkat kaki dari Bumi Aceh, karena keberadaan mereka pasca MoU sudah membiarkan kami bercerai berai tidak ada lagi saling kasih sayang antara satu dengan yang lain. Demikian disampaikan oleh Tgk Ahmad Razak yang mejadi Koordinantor dalam pernyataan sikap tersebut, kepada sejumlah Wartawan Selasa ( 1/5/2018), dikantin Paya Demam.

Tgk Amad Razak juga menambakan, mereka telah melupakan amanah Wali Negara Tgk Hasan ditiro, seharusnya kita semua tidak pecah belah harus bersatu bersama masyarakat Aceh.

Lebih lanjut Tgk Amad juga menyebutkan sudah sepuluh tahun kami seperti anak tidak ada orang tahu, nasib kami lebih buruk dari sebelum MoU, ujar Tgk Amad di hadapan kombatan dan Wartawan di wilayah Aceh yang mengukuti acara sangat sedehana itu.

Tgk aman sangat menyayangkan hak-hak kami di rampas, seperti dana untuk kombatan 650 M, itu tidak pernah kami terima, itu salah satu bukti mereka telah merampas hak hak kami, sebut Tgk Amad yang selama ini samgat akrab bersama masyarakat desa di Wilayah Aceh Timur.

Banyak hal lain nya yang sampai saat ini setelah perjuangan ini damai kami tidak mengetahui apa yang sudah mereka lakukan dan bagai mana dengan nasib kami kedepan tanya mantan tokoh kombatan Gam Ini.

Tugas dan tanggung jawab seorang Wali Nanggroe untuk mempersatu rakyat Aceh, bukan hanya duduk duduk manis di gedung putih yang ber AC itu lalu kami di biarkan begitu saja.

Apabila hal ini tidak di indahkan, maka tunggulah kedatangan kami untuk mengusir mereka yang telah mengacaukan Aceh, selama ini kami diam bukan berarti tidak kami ketahui apa yang sudah mereka lakukan. Kami diam masih menghargai mereka bukan berarti kami harus terus menerus mengalah ujar Tgk Amad lagi. ( H A Muthallib )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS