32419 KALI DIBACA

Rp1,9 Triliun Dana Untuk Membangun Rumah Warga dan Fasilitas Umum Di Lombok

Rp1,9 Triliun Dana Untuk Membangun Rumah Warga dan Fasilitas Umum Di Lombok

 

Jakarta I Realitas – Rp1,9 triliun dana untuk membangun rumah warga dan fasilitas umum di Lombok.

Pemerintah sedang mempercepat pembangunan rumah dan fisilitas umum yang rusak akibat gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok akan fokus dilakukan selama satu tahun ke depan sesuai dengan Inpres Nomor 5 Tahun 2018.

Pembangunan infrastruktur di Lombok ini dipimpin langsung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk membangun rumah warga dan fasilitas umum, pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp1,9 triliun.

Dana tersebut dialokasikan untuk BNPB sebesar Rp307 miliar, Kemensos Rp1,25 triliun, Kemenkes Rp7,8 miliar, Kementerian PUPR Rp176,2 miliar, Kemendikbud Rp230 miliar dan Kementerian ESDM sebesar Rp1,5 miliar.

Pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk warga yang rumahnya rusak berat, Rp25 juta untuk rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rusak ringan, bantuan ini akan diberikan kepada 17 ribu pemilik yang rumahnya rusak akibat gempa.

Selain oleh lintas kementerian, pembangunan di Lombok juga dilakukan oleh jajaran Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad), menurut Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Madsuni, pola penanganan rehabilitasi dan rekontruksi di Lombok dan Sumbawa dibagi menjadi empat sektor atau wilayah tanggung jawab.

Sektor Satu membawahi Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat, Sektor Dua wilayah Lombok Utara, Sektor Tiga Lombok Timur dan Sektor Empat mencakup wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat.

“Untuk kecepatan penanganan masing-masing sektor dibentuk gugus tugas yang menangani tentang pemukiman dan infrastruktur, sosial dan ekonomi serta penanganan pengungsi,” terang Mayjen TNI Madsuni, Sabtu, (1/9/2018).

Kogasgabpad dibentuk dengan melibatkan Kementerian dan Lembaga antara lain TNI, Polri, Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta relawan yang bertugas untuk membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, selain itu, penanganan korban secara terpadu termasuk mekanisme pemberian bantuan logistik kepada masyarakat.

Guna mempercepat pembangunan, Kementerian PUPR juga telah menerbangkan 198 insinyur muda mereka, para ahli ini telah diangkut menuju Lombok menggunakan Pesawat Hercules TNI AU A-1312 pada Jumat, (31/8/2018) kemarin.(Viva/Feri)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS