48619 KALI DIBACA

Ribuan Pelanggan Tirtanadi Beralih Ke Tirta Deli

Ribuan Pelanggan Tirtanadi Beralih Ke Tirta Deli

LUBUK PAKAM, Sumut | Media Realitas- Wakil Bupati Deliserdang, Zainuddin Mars mendesak PDAM Tirta Deli untuk dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada para pelanggannya.

Hal ini dikarenakan jumlah pelanggan Tirta Deli terus bertambah hingga 100 persen dan menjadi 22 ribu pasca disepakatinya pemutusan Kerjasama Operasional (KSO) antara PDAM Tirtanadi dengan PDAM Tirta Deli, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Deliserdang.

Sebanyak 11 ribu pelanggan Tirtanadi yang sebelumnya berada di empat Kecamatan seperti Pantai Cermin dan Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai serta Kecamatan Lubukpakam dan Beringin resmi beralih status menjadi pelanggan Tirta Deli.

“Karena sudah putus KSO pelayanan harus terus ditingkatkan. Saya berharap agar pemutusan KSO ini bisa kemudian mengangkat kondisi perusahaan bisa lebih baik lagi dan meningkat. Tirta Deli harus bisa memberikan sumbang PAD (pendapatan asli daerah),” ujar Zainuddin Mars yang ditemui usai menghadiri acara peringatan hari ibu di gedung Balairung Pemkab Selasa (19/12/2017).

Mantan Kadis Infokom itu mengakui hingga kini masih terus saja terdengar keluhan dari pelanggan Tirta Deli. Menurutnya untuk membuat Tirta Deli menjadi lebih baik lagi tentu tidak semudah dan sekejab dilakukan.

Bang Zai-panggilan lain Wakil Bupati, perlahan Tirta Deli akan menunjukkan perubahan yang positif pasca pemutusan KSO ini.
Direktur PDAM Tirta Deli, Ir Batara Imbrahdjaya Nasution mengatakan 11 ribuan pelanggan meliputi pelanggan yang ada di Kecamatan Perbaungan dan Pantai Cermin Kabupaten Serdangbedagai dan Kecamatan Lubukpakam dan Beringin Kabupaten Deliserdang.

Disebut dengan adanya penambahan pelanggan ini maka total keseluruhan pelanggan Tirta Deli pun sudah menjadi 22 ribuan pelanggan.
Diakuinya usahanya untuk merealisasikan KSO memakan waktu setahun lantaran ia dilantik oleh Bupati Ashari Tambunan sejak 7 November 2016.
Rencana akan pemutusan KSO sendiri sudah dimulai sejak Tahun 2015 atau sejak zaman Direktur sebelumnya.

“Sebenarnya KSO ini sudah kita ambil sejak 1 November kemarin, cuma kan ada persoalan akuntasi dan keuangan yang sama-sama belum siap. Jadi per 1 Desember kemarin kesepakatan penjualan dan penerimaan serta biaya. Segala biaya yang ditimbulkan sudah ditanggung sama Tirtadeli, sebelumnya ya masih Tirtanadi. Pelanggan kita awalnya 11 ribuan karena ada penambahan dari empat Kecamatan ya jadi 22 ribuan sekarang,” ujar Batara.(***)

Subscribe

MEDIA REALITAS