83019 KALI DIBACA

‘Ramadhan Fair’ Tradisi Kota Medan Yang Semakin Diminati

‘Ramadhan Fair’ Tradisi Kota Medan Yang Semakin Diminati

Medan I Realitas – Malam ke tujuh Ramadhan Fair tahun 2018, terlihat semakin meriah.

Masyarakat dari berbagai kalangan terlihat sangat antusias berkunjung ke arena Ramadhan Fair yang merupakan tradisi Kota Medan setiap bulan Ramadhan. 

Dari hasil pantauan Media Realitas, Selasa Malam (22/5/2018) banyak pengunjung yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Tidak sebatas masyarakat muslim semata, pengunjung dari masyarakat non muslim juga banyak yang datang berbaur di arena Ramadhan Fair tahun ini.

Tradisi Kota Medan, tepatnya di Jalan Sisingamangaraja, bersebelahan dengan Mesjid Raya Kota Medan.

Disinilah Ramadhan Fair ditanya secara apik, dimana pagelaran ini sejak 15 tahun yang lalu sudah menjadi kelender tahunan Pemko Medan, Sumatera Utara.

Setiap tahun, pada bulan Ramadhan di buka selama satu bulan penuh untuk para pedagang, diberikan stand gratis.

Ramadhan Fair tempat para pelaku usaha UMKM berkumpul mempromosikan dagangan andalan mereka, mulai dari kue-kue an, mie, martabak, nasi goreng, bubur ayam dan sebagainya ada di Ramadhan Fair.

Panitia pengurus stan Ramadhan fair , Nursani Kepada Media ini menyebutkan pada tahun ini pihaknya menata dan mengatur stand dan para pedagang ini di sini.

Lebih lanjut Nursani menjelaskan “Ramadhan Fair tahun ini kami panitia bagian agama mengurus stand-standnya.

Mulai tanggal 18 hingga akhir ramadhan kami stay di sini mengatur dan merazia terus ke tiap-tiap stand pedagang.

Soalnya sudah banyak pengunjung yang komplain mengenai harga.

Jadi, kami sudah menetapkan harga kepada para pedagang, kalau ada pedagang yang menaikan harga, maka akan kami tegur.

Stand UMKM terbagi dua, yakni stand UMKM khusus pedagang pakaian sekitar 70 stand, untuk pedagang kuliner, sekitar 135 stand,” jelasnya.

Di depan pintu masuk, tepat di depan parkiran, para penjual monogi mengatakan, bahwa dirinya mendapat stand dari Pemko Medan gratis, tanpa ada pungutan.

“Kami pedagang momogi beku yang mendapat stand dari Pemko Medan.

Momogi yang kami sajikan kali ini sangat unik dan jarang ada di pasaran, selain tampilannya yang unik dan menarik, momogi juga dapat mengeluarkan asap dingin dari momogi yang di bekukan dan biasanya momogi dibuat untuk selvie-selvie, jelasnya lagi. (Erni)

Subscribe

MEDIA REALITAS