67019 KALI DIBACA

PTPN2 Terus Lakukan Penataan Areal HGU

PTPN2 Terus Lakukan Penataan Areal HGU

TANJUNG MORAWA | Media Realitas – PTPN2 yang diamanahkan HGU (Hak Guna Usaha) oleh Pemerintah terus berbenah diri dengan melakukan penataan terhadap seluruh HGU yang dikuasai oleh penggarap. Itu dilakukan sebagai pengamanan aset negara demi kelangsungan hidup perusahaan.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN II  AH Suharto SH di ruang kerjanya di Kantor Direksi PTPN2 Tanjung Morawa, Kamis (8/12).

“Berkaitan dengan hal itu juga PTPN2 tetap akan melakukan Okupasi (pembersihan lahan) terhadap lahan yang dikuasai oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga lahan HGU yang diamanahkan dapat dioptimalisasikan untuk ditanami komoditi andalan PTPN2 seperti Kelapa Sawit, Tebu dan Tembakau, “jelas Suharto.

Ditambahnya Suharto,  saat  ini  areal  tersebut  dimanfaatkan  untuk  kepentingan  PTPN2 sejalan  dengan Surat Edaran Menteri BUMN no SE-09/MBU/2009 yakni menyusun dan melaksanakan program secara sistematis untuk menata penguasaan rumah jabatan/dinas, penarikan semua aset yang dikuasai oleh orang yang tidak berhak, termasuk dengan melakukan upaya hukum yang optimal, baik secara pidana maupun perdata. Kemudian menyusun dan melakukan program sertifikasi atas tanah dan bangunan yang belum bersertifikat untuk memberikan kepastian dan kejelasan alas hak. Namun apabila Direksi mengalami kendala dalam melaksanakan penertiban aset tanah dan bangunan maupun rumah dinas, agar memberikan laporan secara tertulis kepada Kementerian Negara BUMN untuk diteruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ketika ditanya wartawan upaya apa saja yang telah dilakukan untuk penataan ini, Suharto menerangkan bahwasannya PTPN 2 telah melakukan pemetaan terhadap areal HGU yang akan diusahai, sehingga sangat diperlukannya okupasi.

“Dalam melakukan  okupasi kita melaksanakannya sudah  sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) dari  pertemuan, himbauan dan surat peringatan kepada masyarakat penggarap bahkan sudah mendirikan plank peringatan bahwa akan dilakukan okupasi, yang sebelumnya sudah beberapa kali memberikan himbauan dan peringatan baik secara langsung kepada masyarakat penggarap maupun  melalui media cetak,”tambahnya.

Dalam hal ini, lanjutnya, PTPN2 tetap akan terus berkoordinasi dengan pihak pihak terkait, sehingga dalam pelaksanaan okupasi kondisi di lapangan tetap berjalan aman dan kondusif, seperti yang sudah kita laksanakan di beberapa Kebun.

“PTPN2 berterimakasih kepada pihak pengamanan terkait termasuk karyawan PTPN2 yang telah banyak membantu dalam pengamanan aset ini. Ke depannya diharapkan tetap dapat kerjasama dan bersinergi dalam pengamanan asset Negara,”ungkap Suharto mengakhiri. (***)

Subscribe

MEDIA REALITAS