50019 KALI DIBACA

Polres Salatiga Tangkap Dua Orang Pria Usai Bobol ATM

Polres Salatiga Tangkap Dua Orang Pria Usai Bobol ATM

Semarang I Realitas – Sarjana ekonomi dan seorang mahasiswa ditangkap aparat Reskrim Polres Salatiga karena terlibat pembobolan sejumlah Ajungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank BNI .

Keduanya ditangkap setelah beraksi di ATM BNI Jalan Diponegoro tepat di depan Happy Family, Sidorejo, Kota Salatiga.

Serta, ATM BNI Jalan Diponegoro depan SPBU Soka Kecamatan, Sidorejo, Kota Salatiga.

Kedua pelaku pembobol ATM itu adalah, Panjaitan Lyabdo (44), beralamat di jalan Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan.

Pelaku ini merupakan seorang sarjana ekonomi yang di Salatiga tinggal di Kelurahan Sidorejo Lor.

Sedangkan satu pelaku lainnya adalah Doli Hamonangan (21), seorang mahasiswa warga Rawataman, Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Keduanya ditangkap di tempat persembunyiannya dengan sejumlah barang bukti yang turut diamankan seperti , sebuah telepon Iphone X warna silver (yang tertinggal di dalam ATM saat bertransaksi), uang Rp. 4.700.000, sebuah mata palu/ kepala palu, sebuah gagang palu warna orange, beberapa pecahan alat pengaman ATM, DVD Room ATM, dan Exit sarter yang ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi TKP SPBU Soka.

Dalam aksinya, kedua pelaku juga menggunakan sejumlah sarana, yakni sepeda motor Honda dengan Nopol F-6929-DQ, helm warna hitam, kaos warna abu-abu serta celana jean warna biru.

Kapolres Salatiga, AKBP Yimmy Kurniawan, Rabu malam (30/5/2018) menyebutkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Dalam beraksi, keduanya ternyata dalam keadaan mabuk.

“Jadi saat mereka beraksi itu memang keduanya dalam keadaan mabuk karena baru saja minum-minum.

Keduanya memutuskan untuk mencuri uang di ATM karena di malam hari keadaan sepi,” kata Kapolres.

Doli Hamonangan menjadi aktor utama dalam aksi nekat tersebut.

Keduanya beraksi sekitar Pukul 02.00 WIB.

“Di lokasi pertama, yakni ATM BNI di seberang SPBU Soka, aksinya hanya membuahkan uang sebesar Rp 1,2 juta.

Sementara di tempat kedua, yakni ATM BNI seberang tempat karaoke Happy Puppy, ia meraup duit sebesar Rp2,8 juta,” papar AKBP Yimmy.

Di kedua lokasi, Doli membobol ATM dengan cara memukul mesinnya serta merusak gemboknya.

AKBP Yimmy menambahkan, pengungkapan kasus ini dilakukan setelah pihaknya melakukan beberapa penyelidikan.

Pertama adalah memutar rekaman CCTV dari pihak BNI.

“Kami lanjut dengan mengembangkan sampai akhirnya kami menemukan nama-nama pelaku dan dilanjutkan dengan penangkapan keduanya,” tutur AKBP Yimmy.

Kedua pelaku mengaku membutuhkan waktu setengah jam untuk bisa mencuri uang di dalam mesin ATM tersebut.

Keduanya juga menyebut awalnya hanya iseng-iseng saat memutuskan untuk mencuri uang di ATM lantaran kehabisan minuman.

Apa pun itu alasan keduanya, kedua pelaku harus mendekam di mapolres Salatiga untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Keduanya diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang kasus pencurian dengan pemberatan dengan hukuman pidana maksimal tujuh tahun.
( H A Muthallib )

Subscribe

MEDIA REALITAS